Australia Bersiap Menghadapi Demonstrasi Protes Kunjungan Presiden Israel
Story Code : 1262798
Pro-Palestine groups across Australia are organizing mass demonstrations to protest the visit of Israeli President Isaac Herzog
Kelompok-kelompok pro-Palestina di seluruh Australia sedang mengorganisir demonstrasi massal untuk memprotes kunjungan Presiden Zionis Israel Isaac Herzog yang akan datang, yang diperkirakan akan tiba di negara itu pada 8 Februari untuk perjalanan empat hari.
Meskipun ada pembatasan yang diberlakukan negara, Kelompok Aksi Palestina mengumumkan akan melanjutkan aksi protes di Sydney pada hari Senin (9/2), hari Herzog dijadwalkan hadir di kota itu, menurut ABC News.
Pemerintah New South Wales (NSW) telah memberikan wewenang yang lebih luas kepada polisi untuk mengantisipasi protes tersebut. Perdana Menteri Chris Minns mendesak ketenangan menjelang kunjungan tersebut, tetapi penyelenggara protes menyatakan mereka bermaksud untuk berbaris dari Balai Kota ke Jalan Macquarie, rute yang berada di dalam zona pembatasan yang ditetapkan.
Secara total, protes diperkirakan akan terjadi di 24 kota, termasuk Canberra, Sydney, Perth, dan Melbourne, dengan protes nasional utama dijadwalkan pada 9 Februari.
APAN dan para aktivis menyerukan pertanggungjawaban
Jaringan Advokasi Australia-Palestina (APAN), sebuah koalisi nasional yang mendukung hak-hak Palestina, mengatakan Herzog tidak seharusnya disambut di negara itu dan harus bertanggung jawab atas perannya dalam perang di Gaza.
“Isaac Herzog bukanlah tamu kehormatan. Dia adalah kepala negara dari pemerintahan yang melakukan genosida di Gaza, menegakkan pendudukan, dan mempertahankan apartheid atas warga Palestina,” kata APAN di X.
Kelompok itu juga mengutip Mahkamah Internasional (ICJ), yang merujuk pernyataan Herzog ketika menilai risiko genosida yang dilakukan oleh "Zionis Israel" di Gaza.
Isaac Herzog bukanlah tamu kehormatan.
Ia adalah kepala negara dari pemerintahan yang melakukan genosida di Gaza, menegakkan pendudukan, dan mempertahankan apartheid atas warga Palestina.
Retorikanya dikutip oleh Mahkamah Internasional dalam menilai risiko genosida.
… pic.twitter.com/BNdcYVHBWU
— APAN (@APAN4Palestine) 6 Februari 2026
Pengaduan hukum diajukan menjelang kedatangan Herzog
Dalam beberapa hari terakhir, koalisi kelompok masyarakat sipil mengajukan pengaduan hukum yang menuntut agar Herzog ditolak visanya dan diselidiki berdasarkan hukum Australia atas hasutan untuk melakukan genosida.
Para advokat hukum dan hak asasi manusia terkemuka di Australia juga menyerukan kepada otoritas federal dan polisi untuk memeriksa potensi kesalahan hukum Herzog menjelang kedatangannya.
Kunjungan Herzog ini menyusul undangan dari Perdana Menteri Anthony Albanese setelah serangan Desember di Pantai Bondi yang menewaskan 15 orang dan melukai 42 orang. Namun, pengawasan internasional atas peran Herzog dalam perang di Gaza terus meningkat.
Komisi penyelidikan Dewan Hak Asasi Manusia PBB sebelumnya menemukan bahwa "Zionis Israel" melakukan genosida di Gaza dan secara khusus menunjuk pada komentar yang dibuat oleh Herzog setelah peristiwa 7 Oktober 2023, sebagai bukti niat genosida.[IT/r]