0
Monday 9 February 2026 - 14:59
Alutsista Iran:

Iran Memproduksi 300 Rudal Balistik per Bulan | Klaim Kontroversial Dua Media Israel

Story Code : 1262990
Rudal made in Iran
Rudal made in Iran
Yedioth Ahronoth menulis dalam sebuah laporan tentang kemampuan pertahanan dan aktivitas rudal Republik Islam Iran: Israel telah memperoleh informasi yang menunjukkan bahwa Iran memproduksi 300 rudal balistik per bulan.
 
Dalam laporan serupa, Ma'ariv menekankan bahwa yang membuat Trump duduk di meja perundingan dengan Tehran adalah rudal Iran.
 
Dalam sebuah laporan yang diterbitkan di surat kabar ini, penulis Zionis Israel Eli Levin menulis bahwa ancaman Iran untuk melakukan serangan rudal secara luas di Timur Tengah adalah faktor utama yang menyebabkan pemerintahan Trump lebih memilih jalur negosiasi daripada opsi militer, di tengah kekhawatiran akan konsekuensi regional yang meluas.
 
Mengutip laporan dari Wall Street Journal, Lyons menyatakan: Tehran telah mengancam akan menyerang berbagai target dengan rudal jika terjadi serangan AS, yang telah meningkatkan tekanan pada Gedung Putih dan memaksa pemerintahan Trump untuk bersiap menghadapi kemungkinan serangan langsung terhadap Israel, pasukan AS, dan negara-negara Arab sekutu di Teluk Persia.
 
Menurut surat kabar Zionis tersebut, selain persediaan rudal jarak pendek dan rudal jelajah anti-kapal yang sangat besar, Iran masih memiliki sekitar 2.000 rudal balistik jarak menengah yang mampu mencapai titik mana pun di wilayah tersebut.
 
Beberapa saluran Telegram juga mengklaim satu jam yang lalu bahwa Iran telah mengeluarkan status "NOTAM" untuk wilayah udaranya dan telah melarang sebagian wilayah udara provinsi Semnan untuk uji coba rudal.
 
Saluran televisi Zionis Israel Channel 13, mengutip laporan yang diterbitkan tentang kemampuan pertahanan dan rudal Iran, mengumumkan bahwa Benjamin Netanyahu akan meminta Donald Trump untuk memasukkan pembatasan jangkauan rudal dan penarikan uranium yang diperkaya dari Iran dalam kesepakatan apa pun selama kunjungannya ke Washington, di mana ia akan didampingi oleh komandan militer berpangkat tinggi, terutama perwira senior Angkatan Udara Zionis Israel.[IT/r]
 
Comment