0
Thursday 12 February 2026 - 10:33
Iran - AS:

Menteri Luar Negeri Iran Mempertanyakan ‘Narasi’ yang Didorong oleh Media Milik Miliarder Israel-Amerika Miriam Adelson Menjelang Kunjungan Netanyahu

Story Code : 1263563
Iran
Iran's Foreign Minister Abbas Araghchi
Dalam pernyataan yang diposting di X pada hari Rabu (11/2), diplomat senior itu menulis, “Setiap kali corong Miriam Adelson mendorong klaim dramatis tentang Iran, ada baiknya bertanya siapa yang diuntungkan. Bahkan Presiden AS telah mengakui di mana loyalitas utamanya berada.”
 
Ia mencatat bahwa dalam artikel terbarunya, media tersebut telah menyatakan, “hanya satu jam sebelum kunjungan [Perdana Menteri Zionis Israel Benjamin] Netanyahu ke Gedung Putih,” bahwa Iran telah “menipu” Trump, dan menuduh bahwa Republik Islam telah melakukan “eksekusi” terhadap para demonstran Iran.
 
Araghchi secara tegas menolak klaim tersebut, dengan menyatakan, “Fakta-faktanya: tidak ada eksekusi yang terjadi, tidak ada proses pengadilan yang telah diselesaikan, dan lebih dari 2.000 tahanan telah diampuni.”
 
Klaim yang disebarkan oleh harian Zionis Israel Hayom yang diterbitkan oleh Adelson muncul ketika Netanyahu akan mengunjungi Gedung Putih dengan agenda yang banyak diberitakan untuk mencoba menghambat proses diplomatik antara AS dan Republik Islam. Tehran dan Washington telah menyatakan optimisme yang hati-hati tentang pembicaraan sejauh ini.
 
Berikut adalah cuplikan pertama pertemuan Perdana Menteri Zionis Israel Netanyahu dengan Presiden AS Trump di Gedung Putih, yang kini telah berlangsung lebih dari 2 jam.
 
Ikuti Press TV di Telegram: https://t.co/LWoNSpkJSh pic.twitter.com/LDt83rP6s7
— Press TV 🔻 (@PressTV) 11 Februari 2026
 
Araghchi menambahkan, “Sebelum mempercayai narasi yang disebarkan, pertimbangkan siapa yang diuntungkan darinya—dan siapa yang sebenarnya mungkin melakukan penipuan.”
 
Pengaruh politik Adelson
Adelson, seorang taipan kasino dan janda dari penyumbang dana besar Partai Republik, Sheldon Adelson, telah muncul sebagai salah satu pendukung keuangan Trump yang paling berpengaruh. Menurut pengajuan kepada Komisi Pemilihan Federal AS, ia menyumbangkan $100 juta kepada komite aksi politik pro-Trump selama siklus pemilihan terakhir, menjadikannya penyumbang tunggal terbesarnya.
 
✍️ Profil: Miriam Adelson, taipan kasino Zionis Israel-Amerika dan penyumbang terbesar Trump
Oleh Ivan Kesichttps://t.co/XhvOrw7vWR pic.twitter.com/V4oADYCOKn
— Press TV 🔻 (@PressTV) 8 Desember 2024
 
Lahir pada tahun 1945 di daerah Jaffa di Palestina yang diduduki, Adelson kemudian pindah ke Amerika Serikat, di mana ia bekerja sebagai dokter sebelum menikah dengan Sheldon Adelson pada tahun 1991. Setelah kematian suaminya pada tahun 2021, ia tampil sebagai penyumbang politik terkemuka.
 
Israel Hayom telah bersekutu erat dengan Netanyahu dan arus politik sayap kanan di dalam rezim Zionis Israel. Berbicara pada konferensi tahunan yang diselenggarakan oleh surat kabar tersebut, Adelson mengatakan kembalinya Trump ke Gedung Putih "memberi kita (orang Israel) dorongan," menambahkan, "Trump adalah presiden terbaik untuk Israel."[IT/r]
 
Comment