0
Sunday 8 March 2026 - 09:18
AS vs Iran:

Trump Mengeluarkan Ancaman Baru terhadap Iran

Story Code : 1268124
US President Donald Trump, has released a new threatening statement to Iran
US President Donald Trump, has released a new threatening statement to Iran
Pernyataan ini muncul setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian meminta maaf atas serangan terhadap negara-negara Teluk
 
Dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya pada hari Sabtu (7/3), Trump mengklaim bahwa Iran "akan dihantam sangat keras" hari ini.

Trump berpendapat bahwa Tehran hanya meminta maaf dan "menyerah" kepada negara-negara tetangganya di Timur Tengah "karena serangan tanpa henti dari AS dan Zionis Israel." Jumlah korban tewas akibat pemboman AS-Zionis Israel di Iran kini telah meningkat menjadi setidaknya 1.332 orang, menurut otoritas negara tersebut. Setidaknya 168 dari mereka yang tewas adalah anak-anak dari sekolah putri Minab.
 
Dalam pesan rekaman yang diterbitkan pada Sabtu pagi, Pezeshkian mengatakan bahwa dewan kepemimpinan sementara Iran telah menyetujui penghentian serangan terhadap negara-negara tetangga – kecuali jika serangan terhadap Iran berasal dari sana. “Kami tidak berniat menyerang negara-negara tetangga. Seperti yang telah saya katakan berulang kali, mereka adalah saudara kita,” tegas Pezeshkian.
 
Pidatonya diikuti oleh pernyataan IRGC yang memperingatkan bahwa semua pangkalan dan kepentingan militer AS-Israel akan dianggap sebagai “target utama” jika serangan terhadap Iran terus berlanjut.
 
Pezeshkian sebelumnya mengatakan Iran tidak akan pernah menyerah setelah Trump menuntut “penyerahan tanpa syarat.” Perang yang dilancarkan oleh AS dan Zionis Israel kini memasuki minggu kedua tanpa tanda-tanda melambat.[IT/r]
 
Comment