0
Wednesday 11 March 2026 - 06:34
AS & Zionis Israel vs Iran:

Reuters: Dua Hari Pertama Perang Melawan Iran Menghabiskan Biaya Amunisi Sebesar US$5,6 Miliar

Story Code : 1268601
Aircraft on the flight deck of the USS Abraham Lincoln (CVN 72)
Aircraft on the flight deck of the USS Abraham Lincoln (CVN 72)
Pemerintahan AS menghabiskan sekitar US$5,6 miliar untuk amunisi selama dua hari pertama serangan terhadap Iran, menurut laporan yang diberikan kepada komite kongres, kata sebuah sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada Reuters pada hari Selasa (10/3).
 
Anggota Kongres Amerika Serikat, yang mungkin akan segera diminta untuk menyetujui pendanaan tambahan untuk perang tersebut, telah menyampaikan kekhawatiran bahwa perang tersebut dapat secara signifikan mengurangi persediaan senjata AS.
 
Para anggota parlemen telah memperingatkan bahwa pengurangan tersebut dapat terjadi pada saat industri pertahanan sudah berjuang untuk mengimbangi meningkatnya permintaan akan senjata dan peralatan militer.
 
Pentagon berupaya mengisi kembali persediaan
Trump bertemu dengan para eksekutif dari tujuh kontraktor pertahanan pada hari Jumat ketika Departemen Perang Amerika Serikat berupaya mengisi kembali persediaan militer yang digunakan pada tahap awal perang.
 
Pemerintah belum merilis perkiraan publik tentang total biaya perang, yang dimulai pada 28 Februari.
Para anggota parlemen Demokrat telah meminta informasi lebih lanjut tentang perang tersebut, termasuk kesaksian publik dari para pejabat pemerintah tentang bagaimana perang tersebut dapat memengaruhi kesiapan militer AS.
 
Para pejabat dari pemerintah telah mengadakan beberapa pengarahan rahasia dengan anggota Kongres dan staf mereka.
 
Berbicara saat membuka sidang Senat pada hari Selasa, Senator Demokrat Chuck Schumer mendesak para pejabat pemerintah untuk memberikan kesaksian di hadapan para anggota parlemen.
“Ketika menyangkut pengiriman anggota militer kita ke medan perang, rakyat Amerika perlu memahami alasannya. Tetapi saat ini, mereka bahkan tidak memiliki 'mengapa'. Itu perlu diubah,” tegas Schumer.
 
Permintaan pendanaan perang tambahan diperkirakan akan diajukan.
Beberapa ajudan kongres mengatakan Gedung Putih diperkirakan akan mengajukan permintaan kepada Kongres untuk pendanaan tambahan terkait perang tersebut.
 
Beberapa pejabat telah menyarankan permintaan tersebut dapat mencapai sekitar $50 miliar, meskipun yang lain mengatakan angka tersebut pada akhirnya mungkin terbukti terlalu rendah.
 
Analisis: 100 Jam Pertama Perang AS di Iran Menelan Biaya $3,7 Miliar
Menurut analisis oleh Center for Strategic and International Studies (CSIS) yang dikutip oleh CNN pekan lalu, 100 jam pertama perang AS-Israel di Iran menelan biaya sekitar $3,7 miliar.
 
 
Perkiraan tersebut menunjukkan bahwa Washington telah menghabiskan lebih dari $890 juta per hari sejak awal perang.
 
Menurut analisis tersebut, kurang dari $200 juta dari total perkiraan tersebut merupakan biaya operasional yang sudah termasuk dalam anggaran Pentagon yang ada. 
 
Sisa $3,54 miliar kemungkinan akan membutuhkan pendanaan tambahan dari Departemen Pertahanan AS, baik melalui alokasi tambahan atau RUU rekonsiliasi lainnya. 
 
Penggantian amunisi diperkirakan akan mendorong biaya di masa mendatang
Selain biaya operasional, sebagian besar pengeluaran di masa mendatang kemungkinan akan dialokasikan untuk mengganti amunisi yang telah habis, khususnya rudal pencegat. 
 
Isu ini sangat penting karena kekhawatiran meningkat atas menipisnya persediaan pertahanan rudal AS dan sekutu. 
 
Biaya tambahan juga dapat timbul dari kerugian peralatan, termasuk tiga jet tempur F-15 yang ditembak jatuh dalam insiden di Kuwait.
  
Biaya dapat berubah seiring perkembangan perang
Para analis mengatakan beban keuangan keseluruhan perang dapat berubah tergantung pada beberapa faktor, termasuk:
·Potensi peralihan ke amunisi yang lebih murah
·Intensitas operasi militer AS
·Skala dan efektivitas pembalasan Iran 
 
Variabel-variabel ini dapat secara signifikan memengaruhi total biaya jika konflik berlanjut dalam jangka waktu yang lebih lama. 
 
Perang di Iran mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS lebih tinggi, meningkatkan kekhawatiran inflasi 
Agresi AS-Zionis Israel terhadap Iran telah mengganggu pasar keuangan, menghentikan reli selama seminggu pada obligasi pemerintah AS dan mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun di atas 4%, meningkatkan kekhawatiran tentang biaya pinjaman yang lebih tinggi untuk bisnis dan konsumen. 
 
Imbal hasil obligasi pemerintah, yang naik seiring dengan penurunan harga obligasi, mencatatkan kenaikan satu hari terbesar sejak Juni lalu pada hari Senin, dan terus meningkat pada hari Selasa (10/3), dengan obligasi 10 tahun mencapai 4,1%. Kenaikan ini terjadi setelah beberapa minggu penurunan imbal hasil, yang telah membantu menurunkan suku bunga hipotek 30 tahun di bawah 6% untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun. 
 
Sebuah laporan oleh The Wall Street Journal (WSJ) baru-baru ini melaporkan bahwa investor telah beralih ke obligasi pemerintah sebagai tempat berlindung di tengah volatilitas pasar saham, tetapi peningkatan ketegangan baru-baru ini di Asia Barat dan melonjaknya harga energi telah menggeser fokus ke kekhawatiran inflasi. 
 
Laporan tersebut menambahkan bahwa perang telah berkontribusi pada lonjakan harga minyak dan gas. Biaya energi yang lebih tinggi dapat memicu inflasi yang lebih luas, mendorong bisnis dan konsumen untuk mengharapkan kenaikan harga yang berkelanjutan.[IT/r]
 
Comment