0
Monday 16 March 2026 - 05:19
Vatikan - AS & Zionis Israel vs Iran:

Paus Leo XIV Mendesak Gencatan Senjata Segera Seiring Meluasnya Perang di Iran

Story Code : 1269465
Pope Leo XIV visits the parish complex of Sacro Cuore di Gesu in Ponte Mammolo on the outskirts of Rome
Pope Leo XIV visits the parish complex of Sacro Cuore di Gesu in Ponte Mammolo on the outskirts of Rome
Paus Leo XIV telah mengeluarkan seruan yang kuat untuk gencatan senjata segera di Asia Barat, mengutuk “kekerasan perang yang mengerikan” yang terus merenggut nyawa warga sipil dan menggusur keluarga di seluruh wilayah tersebut. 
 
Paus menyampaikan pernyataan tersebut setelah doa Angelus hari Minggu di Kota Vatikan, menekankan kebutuhan mendesak untuk menghentikan permusuhan dan membuka kembali jalan untuk dialog. 
 
“Atas nama umat Kristen di Timur Tengah dan semua perempuan dan laki-laki yang berkehendak baik, saya memohon kepada mereka yang bertanggung jawab atas konflik ini: hentikan tembakan,” kata Leo XIV, menyoroti korban jiwa yang disaksikan selama dua minggu terakhir sejak pecahnya perang AS-Zionis Israel di Iran dan agresi Israel di Lebanon. 
 
Ribuan warga sipil telah tewas dan banyak lagi yang terpaksa meninggalkan rumah mereka karena pertempuran antara koalisi gabungan AS-Israel dan Iran meningkat. Leo XIV menyampaikan keprihatinan mendalam atas para korban yang terkena dampak di daerah pemukiman, sekolah, dan rumah sakit. 
 
Jumlah korban kemanusiaan dan dampak regional
Seruan Paus tersebut menyusul serangkaian serangan yang telah memperparah penderitaan di seluruh wilayah. Ia mencatat bahwa “kekerasan tidak akan pernah mengarah pada keadilan, stabilitas, dan perdamaian yang ditunggu-tunggu rakyat,” mendesak para pemimpin dan pihak-pihak yang bertikai untuk memprioritaskan kebutuhan kemanusiaan dan segera menghentikan permusuhan.
  
Seruannya datang di tengah laporan tentang meningkatnya korban jiwa dan pengungsian yang meluas, dengan komunitas yang terjebak di tengah baku tembak. Leo XIV menekankan perlunya semua pihak untuk mempertimbangkan konsekuensi buruk dari perang yang berkelanjutan, khususnya pada penduduk sipil yang rentan. 
 
Sikap Vatikan tentang perdamaian dan dialog
Pernyataan Leo XIV memperkuat penekanan Vatikan yang telah lama ada pada perdamaian, diplomasi, dan penghormatan terhadap martabat manusia selama masa konflik. Dalam pesan-pesannya yang lebih luas dalam beberapa minggu terakhir, ia telah menggarisbawahi pentingnya mengakhiri siklus kekerasan, menganjurkan bahwa dialog, bukan senjata, menawarkan satu-satunya jalan yang layak menuju stabilitas yang langgeng. 
 
Meskipun Vatikan secara tradisional mempertahankan netralitas diplomatik, dalam pernyataan-pernyataan baru-baru ini, Leo XIV semakin menekankan keprihatinan kemanusiaan dan kebutuhan akan penyelesaian konflik melalui cara-cara damai.

Seruannya telah digaungkan oleh para patriark Katolik di wilayah tersebut, yang juga menyerukan penghentian segera kekerasan dan kembalinya dialog konstruktif yang berlandaskan keadilan dan martabat. 
 
Seruan gencatan senjata di tengah meningkatnya perang
Seruan terbaru Leo XIV muncul ketika serangan AS dan Zionis Israel terhadap Iran dan tindakan pembalasan telah memperdalam ketidakstabilan regional, yang menuai kecaman dari berbagai tokoh internasional dan agama. 
 
Menurut laporan sebelumnya, Leo XIV mendesak semua pihak yang terlibat untuk memikul tanggung jawab moral untuk mengakhiri spiral kekerasan sebelum menjadi tidak dapat diubah. 
 
Pesan Paus mencakup keprihatinan khusus terhadap anak-anak dan warga sipil yang terjebak dalam pertempuran, dan beliau telah menyerukan akses bantuan kemanusiaan serta penghormatan terhadap hukum internasional. 
 
Sikapnya sejalan dengan keprihatinan yang lebih luas yang diangkat oleh para pemimpin agama di seluruh dunia mengenai perlindungan warga sipil dan dampak jangka panjang dari konflik bersenjata.[IT/r]
 
Comment