0
Monday 16 March 2026 - 05:27
Iran - Saudi Arabia:

Reuters: Iran Menolak Klaim Serangan terhadap Kilang dan Ladang Minyak Saudi

Story Code : 1269470
Deputy Minister for Political Affairs Ambassador Saud Al-Sati receives Iran’s Ambassador to Saudi Arabia, Alireza Enayati
Deputy Minister for Political Affairs Ambassador Saud Al-Sati receives Iran’s Ambassador to Saudi Arabia, Alireza Enayati
Hubungan Tehran dengan negara-negara Teluk Arab akan membutuhkan "peninjauan serius" mengingat agresi AS-Israel yang sedang berlangsung terhadap Iran, kata Duta Besar Iran untuk Arab Saudi, Alireza Enayati, kepada Reuters pada hari Minggu (15/3), menekankan bahwa membatasi pengaruh kekuatan eksternal diperlukan agar kawasan tersebut mencapai kemakmuran jangka panjang. 
 
Ketika ditanya apakah perang tersebut dapat merusak hubungan regional, Enayati mengatakan, "Kita adalah tetangga, dan kita tidak dapat hidup tanpa satu sama lain; kita akan membutuhkan peninjauan serius." 
 
Ia juga mengkritik kebijakan eksklusif selama beberapa dekade dan ketergantungan yang berlebihan pada kekuatan asing, menyerukan kerja sama yang lebih kuat di antara enam anggota Dewan Kerja Sama Teluk, serta Irak dan Iran. 
 
Frustrasi yang Meningkat terhadap Peran Keamanan AS
Para analis mengatakan negara-negara Teluk semakin frustrasi dengan Amerika Serikat, penjamin keamanan mereka sejak lama, karena telah menyeret mereka ke dalam perang yang tidak mereka dukung tetapi harus mereka bayar mahal. 
 
Di Arab Saudi, serangan terutama menargetkan wilayah penghasil minyak di timur, Pangkalan Udara Pangeran Sultan yang menampung pasukan AS, dan Kawasan Diplomatik di Riyadh. 
 
Berbicara kepada Reuters, Enayati menolak klaim bahwa Iran berada di balik serangan terhadap infrastruktur minyak Saudi, termasuk kilang Ras Tanura dan serangan pesawat nirawak di ladang minyak Shaybah dekat perbatasan UEA. “Iran bukanlah pihak yang bertanggung jawab atas serangan ini, dan jika Iran yang melakukannya, mereka akan mengumumkannya,” katanya, menegaskan, sekali lagi, bahwa Iran hanya menargetkan kepentingan AS dan Israel di kawasan tersebut.
  
Dialog yang Berkelanjutan dengan Arab Saudi
Meskipun demikian, Enayati mengatakan bahwa ia tetap berkomunikasi secara aktif dengan para pejabat Saudi dan bahwa hubungan bilateral "berkembang secara alami" di beberapa bidang, termasuk memfasilitasi keberangkatan warga Iran yang berziarah dan memberikan bantuan medis. 
 
Ia juga mencatat diskusi tentang janji Arab Saudi bahwa wilayahnya tidak akan digunakan untuk melawan Iran, meskipun ia tidak memberikan rincian lebih lanjut. 
 
Utusan Iran itu mengatakan perang "telah dipaksakan kepada kami dan kawasan ini." Ia menyerukan agar AS dan "Israel" menghentikan serangan, agar negara-negara Teluk menghindari keterlibatan, dan agar jaminan internasional mencegah perang di masa depan.
  
"Hanya dengan demikian kita dapat fokus pada pembangunan kawasan yang makmur," pungkasnya.[IT/r]
 
Comment