Serangan AS-Israel Menargetkan Universitas Teknologi Sharif Iran, Menyebabkan Kerusakan
Story Code : 1273130
Iran's flag waving amid rubble caused by US-Israeli airstrikes targeting Sharif University of Technology in Tehran, Iran.
Menurut laporan, bangunan masjid universitas tersebut rusak dalam serangan udara Senin (6/4) pagi.
Sementara itu, walikota distrik 9 Tehran, Mohsen Dodangeh, mengatakan pos gas universitas juga terkena serangan tersebut, yang menyebabkan ledakan.
Ia menambahkan bahwa pasokan gas telah diputus sementara.
Ia mencatat bahwa ledakan tersebut menyebabkan ketakutan di antara penduduk yang tinggal di daerah tersebut dan sejumlah rumah dievakuasi untuk mencegah insiden lebih lanjut.
Rektor Universitas Teknologi Sharif, Masoud Tajrishi, juga mengatakan kepada IRNA bahwa serangan brutal AS-Israel menargetkan salah satu bangunan pusat ilmu pengetahuan dan budaya, menyebabkan kerusakan pada bangunan di sekitarnya juga.
“Universitas Sharif adalah lembaga ilmiah yang bekerja untuk pengembangan budaya dan ilmu pengetahuan. Universitas ini rusak akibat kebrutalan musuh-musuh negeri ini,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa rekonstruksi bagian-bagian universitas yang rusak akan segera dimulai untuk mempersiapkan landasan bagi negara ini untuk muncul sebagai “kekuatan ilmiah besar di dunia.”
Tajrishi mencatat bahwa serangan itu tidak menimbulkan korban jiwa, dan mengatakan bahwa penyelidikan telah dimulai untuk memeriksa aspek-aspek insiden tersebut.
Ia mengutuk tindakan “pengecut” tersebut, yang menunjukkan keputusasaan musuh untuk mencapai tujuan jahat mereka.
Amerika Serikat dan Israel melancarkan agresi kriminal mereka terhadap Iran pada 28 Februari dengan membunuh Pemimpin Revolusi Islam Sayyid Ali Khamenei, bersama dengan komandan militer senior.
Musuh-musuh tersebut sengaja menargetkan infrastruktur sipil dan fasilitas energi Iran, menewaskan ratusan warga Iran.
Universitas Teknologi Sharif bukanlah universitas pertama yang menjadi sasaran koalisi penyerang dalam sebulan terakhir.
Universitas Shahid Beheshti dan Universitas Sains dan Teknologi Tehran, Fakultas Farmasi di Universitas Shiraz, Universitas Teknologi Isfahan, sebagian dari Kampus Sains dan Teknologi dan Kampus Rumah Sakit Spesialis Hewan di Universitas Urmia telah terkena dampak agresi ilegal tersebut.[IT/r]