0
Friday 10 April 2026 - 02:56
IIAEA - Zionis Israel:

Mantan Kepala IAEA Memperingatkan 'Israel' Berupaya Memblokir Gencatan Senjata Iran-AS

Story Code : 1273777
Mantan kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Mohamed ElBaradei, dengan tegas memperingatkan bahwa pendudukan Israel bermaksud untuk menghancurkan setiap peluang gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.
 
“Hal terpenting yang akan diupayakan Israel dengan segala cara adalah menghilangkan setiap peluang perdamaian antara Iran dan Amerika,” tulisnya dalam sebuah unggahan di X pada hari Rabu (8/4).
 
Mantan kepala IAEA itu menambahkan bahwa Tel Aviv juga berupaya menutup setiap peluang rekonsiliasi antara negara-negara Arab di Teluk dan Iran. Ia mengatakan kekhawatiran ini disebabkan oleh bahaya “Israel” yang terpinggirkan di kawasan tersebut “dan menyoroti kebijakan pendudukan, pemukiman, dan pembersihan etnis yang dipraktikkannya, seperti yang kita lihat sekarang di Lebanon.”
 
“Syarat mendasar untuk perdamaian di kawasan ini adalah agar Amerika mengendalikan amukan ‘Israel’, sesuatu yang belum dilakukan Amerika di Gaza dan Tepi Barat, dan hasilnya jelas bagi semua orang: lebih banyak pembunuhan dan kehancuran!” tambah ElBaradei.
 
Serangan ‘Zionis Israel’ terhadap Lebanon, kebingungan gencatan senjata
Komentar ElBaradei muncul setelah “Israel” melancarkan gelombang serangan udara yang keras terhadap Lebanon pada hari Rabu, yang menyebabkan lebih dari 250 orang tewas dan ratusan lainnya terluka, menurut Pertahanan Sipil Lebanon. Serangan-serangan tersebut menimbulkan keraguan terhadap implementasi gencatan senjata yang diumumkan oleh Pakistan, yang menyatakan bahwa perjanjian tersebut mencakup Iran, Amerika Serikat, dan sekutu mereka.
 
"Israel" dengan cepat memisahkan diri dari tuntutan yang ditetapkan oleh gencatan senjata, menyatakan beberapa jam setelah pengumumannya bahwa meskipun mereka menerima penghentian permusuhan antara AS dan Iran, Lebanon tidak termasuk dalam gencatan senjata tersebut.
 
Pelanggaran Tel Aviv terjadi tak lama setelah sumber Gedung Putih mengkonfirmasi kepada CNN bahwa "Israel" setuju untuk mengikuti pedoman gencatan senjata.
 
Sekarang, Iran memberi tahu mediator regional bahwa partisipasinya dalam diskusi dengan pejabat AS di Islamabad bergantung pada pembentukan gencatan senjata di Lebanon, menurut Wall Street Journal, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.
 
Teheran juga menutup Selat Hormuz sebagai akibat dari serangan Zionis Israel terhadap Lebanon, setelah berminggu-minggu kegagalan Amerika untuk membuka jalur air penting tersebut.[IT/r]
 
Comment