0
Wednesday 15 April 2026 - 02:55
Palestina vs Zionis Israel:

Gaza: Pendudukan Menghancurkan Rumah, Menembaki Area Permukiman

Story Code : 1274706
Families of Palestinian men killed in an Israeli attack mourn during their funeral at Al-Aqsa Hospital in Deir al-Balah, central Gaza Strip.jpg
Families of Palestinian men killed in an Israeli attack mourn during their funeral at Al-Aqsa Hospital in Deir al-Balah, central Gaza Strip.jpg
Pasukan pendudukan Israel meledakkan beberapa rumah Palestina di sebelah timur lingkungan Zeitoun, tenggara Kota Gaza, pada dini hari Selasa.
 
Secara bersamaan, pendudukan menargetkan area timur dan timur laut kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara dengan tembakan artileri, menyebabkan kerusakan material yang meluas.
 
Artileri Zionis Israel juga menembaki area al-Sudaniya di barat laut Kota Gaza dan lingkungan Tal al-Sultan di sebelah barat Rafah di Jalur Gaza selatan, di tengah penerbangan pesawat tempur dan pesawat pengintai yang intensif.
 
3 Warga Palestina Tewas pada Hari Senin
Agresi semalam menyusul hari Senin yang mematikan di seluruh Jalur Gaza selatan. Satu warga Palestina tewas oleh pendudukan di area al-Mawasi di Rafah, sementara yang lain tewas di bundaran Abu Hamid di pusat Khan Younis. Seorang warga Palestina ketiga meninggal dunia akibat luka-luka yang diderita beberapa hari sebelumnya setelah ditembak oleh pasukan Israel di selatan kota.
 
Korban tambahan, termasuk anak-anak, dilarikan ke rumah sakit setelah sebuah drone Zionis Israel menghantam bundaran Bani Suheila di Khan Younis.
 
Jumlah korban tewas kumulatif sejak dimulainya perang genosida "Israel" di Gaza pada Oktober 2023 telah mencapai 72.333 orang yang gugur dan 172.202 orang yang terluka, menurut angka terbaru dari Kementerian Kesehatan.
 
Enam Bulan Pelanggaran Gencatan Senjata
Selasa menandai enam bulan sejak perjanjian gencatan senjata mulai berlaku pada Oktober 2025.
 
Dalam sebuah pernyataan pers, Kantor Media Pemerintah Gaza mendokumentasikan 2.400 pelanggaran yang dilakukan oleh pendudukan Israel selama periode ini, termasuk 1.109 insiden penembakan dan penargetan, 921 insiden penembakan senjata api, 273 penghancuran rumah, dan 97 penyerbuan kendaraan militer ke daerah pemukiman.
 
Jumlah korban tewas sejak gencatan senjata mencapai 754 orang, 312 di antaranya adalah anak-anak, perempuan, dan lansia. Sebanyak 2.100 warga Palestina lainnya terluka, lebih dari 1.096 di antaranya berasal dari kelompok rentan yang sama.
 
Kantor Media menekankan bahwa 99% dari semua korban adalah warga sipil, dan semuanya menjadi sasaran di dalam lingkungan perumahan, jauh dari apa yang disebut "garis kuning."[IT/r]
 
Comment