0
Wednesday 22 April 2026 - 12:05
AS vs Iran:

Trump Mengancam Akan 'Meledakkan Sisa Iran dan Para Pemimpinnya'Jjika Blokade Gagal Menghasilkan Kesepakatan

Story Code : 1276057
US President Donald Trump gestures as he boards Air Force One at Joint Base Andrews, Maryland 
US President Donald Trump gestures as he boards Air Force One at Joint Base Andrews, Maryland 
Presiden AS Donald Trump telah memperpanjang gencatan senjata dengan Iran hanya beberapa jam sebelum gencatan senjata yang rapuh itu akan berakhir, tetapi berjanji untuk mempertahankan blokade angkatan laut, mengklaimnya sebagai pengaruh untuk memaksa Tehran membuat kesepakatan.
  
“Saya telah mengarahkan Militer kita untuk melanjutkan Blokade dan, dalam semua hal lainnya, tetap siap dan mampu, dan oleh karena itu akan memperpanjang Gencatan Senjata sampai proposal mereka diajukan, dan diskusi diselesaikan, dengan satu atau lain cara,” tulis Trump di Truth Social pada hari Selasa (21/4).
  
Sebelumnya pada hari Selasa, Wakil Presiden JD Vance diperkirakan akan memimpin delegasi AS di Islamabad, bersama dengan utusan Trump Steve Witkoff dan Jared Kushner. Namun, perjalanan itu ditunda setelah para pejabat Iran mengatakan pembicaraan itu tidak ada gunanya selama Washington mempertahankan “intimidasi”-nya. 
 
Presiden AS kemudian mengklaim bahwa Washington tidak akan mencabut blokade karena “jika kita melakukan itu, tidak akan pernah ada Kesepakatan dengan Iran, kecuali kita meledakkan seluruh negara mereka, termasuk para pemimpin mereka!” 
 
Berikut perkembangan terbaru:
·Gencatan senjata dua minggu yang ditengahi oleh Pakistan akan berakhir pada hari Rabu, setelah putaran pertama pembicaraan di Islamabad gagal menghasilkan terobosan dan Trump melanjutkan blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran.
 
·Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menuduh Trump mencoba mengubah pembicaraan “menjadi meja penyerahan diri atau untuk membenarkan kembali provokasi perang.” Presiden Masoud Pezeshkian mengatakan rakyat Iran “tidak akan tunduk pada paksaan,” sementara menteri luar negeri Seyed Abbas Araghchi menyebut blokade pelabuhan Iran sebagai “tindakan perang dan dengan demikian pelanggaran gencatan senjata.”
 
·Pembicaraan terpisah antara Israel dan Lebanon dilaporkan akan diadakan pada hari Kamis untuk membahas perpanjangan gencatan senjata mereka, yang akan berakhir pada hari Minggu.
 
·Konflik Timur Tengah telah memicu apa yang disebut oleh kepala IEA Fatih Birol sebagai krisis energi "terbesar" dalam sejarah.[IT/r]
 
Comment