Fars: 14 Kapal 'Menembus Blokade AS' di Selat Hormuz dalam 24 Jam
Story Code : 1276185
Tankers anchored in the Strait of Hormuz off the coast of Qeshm Island, Iran
Empat belas kapal telah menembus blokade AS selama 24 jam terakhir, lapor Kantor Berita Fars pada hari Selasa.
Secara detail, 14 kapal melintasi Selat Hormuz, empat masuk dan sepuluh keluar, termasuk tiga kapal tanker minyak, lapor kantor berita tersebut, mengutip data dari pusat pelacakan maritim Tiongkok.
Laporan tersebut menambahkan bahwa tujuh dari 14 kapal yang melintasi selat tersebut mengibarkan bendera Iran.
Laporan tersebut lebih lanjut mencatat bahwa lebih dari 400 kapal saat ini diam di wilayah Teluk.
Kapal tanker Iran menembus blokade AS, mencapai perairan teritorial
Angkatan Darat Iran mengumumkan bahwa sebuah kapal tanker minyak Iran berhasil memasuki perairan teritorial negara itu setelah melintasi Laut Arab, meskipun ada peringatan dan ancaman berulang yang dikeluarkan oleh angkatan laut AS.
Dalam pernyataan yang dirilis pada hari Selasa, kantor humas Angkatan Darat Iran mengkonfirmasi bahwa kapal tersebut dikawal dan diamankan oleh Angkatan Laut, memastikan perjalanannya yang aman ke perairan Iran. Angkatan Darat menekankan bahwa operasi tersebut dilakukan di bawah perlindungan angkatan laut penuh, memungkinkan kapal tanker untuk menyelesaikan perjalanannya tanpa insiden.
Pernyataan tersebut menambahkan bahwa kapal tanker tersebut sejak itu telah berlabuh di salah satu pelabuhan selatan Iran, di mana kapal tersebut telah berada selama beberapa jam setelah kedatangannya.
Kapal-kapal Iran terus melintasi Hormuz
Sebelumnya pada hari Senin, Kantor Berita Tasnim Iran melaporkan bahwa sebuah kapal kargo Iran berhasil melintasi Selat Hormuz, menentang blokade maritim yang diberlakukan AS yang menargetkan jalur pelayaran Iran.
Menurut kantor berita tersebut, kapal tersebut melintasi jalur air strategis tersebut meskipun ada pembatasan yang diberlakukan oleh Washington dalam beberapa hari terakhir.
Pada tanggal 12 April, Presiden AS Donald Trump mengumumkan pemberlakuan blokade angkatan laut terhadap kapal-kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz, meningkatkan ketegangan di koridor energi vital tersebut.
Terlepas dari langkah-langkah ini, banyak kapal komersial Iran, yang sebagian besar membawa gas cair dan minyak mentah, terus melewati selat tersebut, menuju pelabuhan di Tiongkok, India, dan tujuan lainnya.
Kehadiran angkatan laut memastikan jalur pelayaran yang aman
Otoritas Iran menggarisbawahi peran angkatan laut Angkatan Darat dalam menjaga kepentingan pelayaran nasional, khususnya di tengah meningkatnya ketegangan dengan AS dan perjanjian gencatan senjata yang akan berakhir besok.
Keberhasilan kedatangan kapal tanker dan aktivitas maritim yang berkelanjutan menandakan tekad Tehran untuk mempertahankan jalur pelayarannya dan menantang pembatasan yang dikenakan pada ekspor minyak dan perdagangannya.[IT/r]