Pemukim Israel Membunuh Pria Palestina dalam Serangan di Ramallah, Tepi Barat
Story Code : 1276189
The mother of Palestinian Awda Atef Awawda mourns him after he was killed by Israeli settler gunfire in Deir Dibwan, Ramallah,
Awda Atef Awawda, seorang warga Palestina berusia 29 tahun, gugur pada hari Rabu (22/4) setelah menyerah pada luka-luka yang diderita akibat tembakan langsung yang dilepaskan oleh pemukim Israel selama serangan di kota Deir Dibwan, sebelah timur Ramallah di Tepi Barat yang diduduki.
Menurut sumber-sumber Palestina, kelompok-kelompok pemukim menyerbu pinggiran kota dan melepaskan tembakan dengan peluru tajam, melukai Awawda secara kritis sebelum ia menyerah pada luka-lukanya dan gugur sebagai martir.
Hanya sehari sebelumnya, empat warga Palestina, termasuk dua remaja laki-laki dan seorang wanita, tewas oleh pemukim Israel dan pasukan pendudukan Israel di Tepi Barat yang diduduki pada dini hari Selasa, dalam gelombang agresi mematikan di berbagai wilayah.
Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan dua warga Palestina dieksekusi oleh pemukim Israel di al-Mughayyir, sebelah timur Ramallah. Para korban diidentifikasi sebagai Aws Hamdi al-Naasan, seorang siswa kelas sembilan berusia 14 tahun dan putra seorang pria Palestina yang tewas lima tahun lalu, dan Jihad Marzouq Abu Naim, 32 tahun.
Seorang wanita meninggal dunia akibat luka yang dideritanya dalam waktu lama di tengah pertumpahan darah yang sedang berlangsung di Tepi Barat.
Sebelumnya pada hari Selasa, Rajaa Fadl Baytawi, 49 tahun, meninggal dunia akibat luka yang dideritanya setelah ditembak oleh pasukan Israel di Jenin. Dia terluka selama serangan militer Israel di kamp pengungsi Jenin pada tahun 2023 dan tetap dirawat di rumah sakit sejak saat itu. Pada saat itu, dia tinggal bersama orang tuanya, yang menjadi tunawisma setelah dipaksa mengungsi dan rumah mereka dihancurkan oleh pasukan Zionis Israel.
Dalam insiden terpisah, seorang anak Palestina tewas setelah ditabrak saat mengendarai sepeda ke sekolah di dekat Beit Einun, utara al-Khalil, di Tepi Barat selatan, oleh konvoi keamanan di daerah tersebut.
Sumber medis mengatakan bahwa Mohammad Majdi al-Jaabari yang berusia 16 tahun meninggal dunia akibat luka kritis setelah ditabrak oleh kendaraan yang dikemudikan oleh seorang pemukim Israel.
Berita Terkini | Seorang anak Palestina berusia 16 tahun, Mohammad Majdi Al Jaabari, tewas setelah ditabrak oleh seorang pemukim Israel di Beit Einun, utara Hebron. pic.twitter.com/F4BFIzejtr
— Quds News Network (@QudsNen) 21 April 2026
Quds News Network melaporkan bahwa kendaraan tersebut merupakan bagian dari konvoi yang terkait dengan Menteri Kepolisian Israel Itamar Ben-Gvir, sementara Radio Angkatan Darat Zionis Israel mengkonfirmasi bahwa mobil yang terlibat milik unit Magen, yang bertanggung jawab untuk mengamankan para menteri pendudukan Israel dan pejabat senior.
Sejak 7 Oktober 2023, lebih dari 1.186 warga Palestina telah tewas di Tepi Barat, dan 9.816 lainnya terluka akibat agresi Zionis Israel yang berkelanjutan, khususnya di kamp-kamp pengungsi dan kota-kota di Tepi Barat bagian utara, menurut Pusat Informasi Palestina “Mu‘ta”.[IT/r]