Malu di Berlin, Reza Pahlavi Diberi "Sambutan Saus Tomat" oleh Pendemo
Story Code : 1276518
Insiden terjadi saat Pahlavi keluar dari tempat tinggalnya, ketika seorang pengunjuk rasa melemparkan cairan merah tersebut ke arahnya, memaksanya berganti pakaian sebelum sempat menghadiri acara yang direncanakannya bersama media Jerman.
Para pendukung monarki langsung melancarkan kecaman aneh di media sosial, justru menyalahkan polisi Jerman karena dianggap tidak serius melindungi Pahlavi. Mereka bahkan mempertanyakan mengapa petugas tidak melemparkan jaket mereka ke atas tubuh Pahlavi untuk melindunginya.
Namun, media internasional seperti Associated Press dan Reuters hanya menggambarkan insiden tersebut sebagai peristiwa kecil tanpa dampak serius, sementara media Jerman seperti Die Welt lebih fokus pada polarisasi politik di sekitar kunjungan Pahlavi, meski Bild sempat menyebutnya sebagai "skandal".
Lebih dari tiga bulan terakhir, putra mantan raja Iran ini diklaim telah membangkitkan kemarahan warga Iran di luar negeri karena dianggap membelakangi tanah air dengan memobilisasi kelompok-kelompok tertentu dan bersekongkol dengan Perdana Menteri Israel serta Donald Trump dalam agresi terhadap Iran.
Aksi lemparan saus tomat di Berlin dinilai sebagai bentuk ejekan terhadap Pahlavi yang kini kerap berpidato di balik kaca pelindung karena ketakutan akan serangan, namun justru "dihadiahi" saus tomat—candaan yang selama setahun terakhir kerap dilekatkan padanya.