0
Wednesday 6 May 2026 - 03:07
Lebanon vs Zionis Israel:

Dewan Uskup Melkite Prihatin atas Tindakan Penghancuran oleh Israel di Lebanon Selatan

Story Code : 1278665
The demolish Catholic church in Yaroun South Lebanon
The demolish Catholic church in Yaroun South Lebanon
Dewan Uskup Katolik Yunani Melkite di Lebanon pada hari Selasa (5/5) mendesak pemerintah Lebanon dan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengambil langkah-langkah untuk melindungi properti sipil dan lembaga keagamaan.
 
Para uskup secara khusus menyebut Yaroun, di mana para pejabat setempat dan perwakilan masyarakat mengatakan sebuah biara Melkite dihancurkan awal bulan ini bersama dengan bangunan-bangunan lain, menggambarkan penghancuran bangunan-bangunan tersebut sebagai "luka yang dalam dalam hati nurani nasional dan kemanusiaan".
 
Foto-foto biara Katolik yang dikelola oleh Suster-suster Juru Selamat Suci di kota Yaroun di Lebanon selatan setelah dihancurkan oleh tentara Israel. pic.twitter.com/J9zo2XnQwS
— Ihab Hassan (@IhabHassane) 3 Mei 2026
 
Menurut tokoh-tokoh komunitas Kristen di Yaroun, biara milik tradisi Melkite dihancurkan oleh pasukan pendudukan Israel di Lebanon selatan.
 
Adib Ajaka, seorang pemimpin komunitas Kristen setempat, mengatakan bahwa bangunan itu merupakan bagian dari kompleks keagamaan yang juga mencakup fasilitas di dekatnya. Ia membantah klaim bahwa biara tersebut tetap utuh, dengan menyatakan bahwa puing-puing di dekat bangunan yang berdekatan menunjukkan kehancurannya.
 
Setelah menghancurkan gereja kota, pasukan pendudukan Israel menghancurkan biara dan sekolah biarawati bersejarah di Yaroun, Lebanon selatan, meskipun ada seruan dari umat Kristen setempat untuk melestarikan warisan mereka. Apakah ini juga insiden yang terisolasi? pic.twitter.com/6VfF3tiBVL
— Hadi (@HadiNasrallah) 1 Mei 2026
 
Sebagai balasannya, badan amal Katolik Prancis L’Oeuvre d’Orient mengutuk "tindakan penghancuran yang disengaja terhadap tempat ibadah dan penghancuran sistematis rumah-rumah di Lebanon selatan yang bertujuan untuk mencegah kembalinya penduduk sipil".
 
Organisasi tersebut menyerukan perlindungan situs warisan keagamaan dan perumahan sipil, memperingatkan konsekuensi jangka panjang bagi komunitas pengungsi.
 
Ini bukan kasus terisolasi; penodaan tempat-tempat suci keagamaan adalah aktivitas yang berulang bagi pasukan Israel. Dari Gaza hingga Lebanon Selatan, banyak video dan foto yang diposting oleh tentara Israel sendiri menunjukkan mereka menembak tanpa tujuan ke masjid, menodai gereja, dan menghancurkan patung-patung tokoh agama.
 
Tentara Zionis Israel menodai patung Yesus
Bulan lalu, sebuah foto yang beredar di media sosial menunjukkan seorang tentara pendudukan Israel menggunakan palu godam untuk memukul kepala patung Yesus di atas salib yang telah jatuh dari salib.
 
Sebuah foto yang beredar di media sosial menunjukkan seorang tentara Israel menghancurkan patung Yesus di Lebanon Selatan.
 
Foto tersebut dilaporkan diunggah oleh seorang tentara Pasukan Israel (IOF).
 
Ini bukan kasus terisolasi. Penodaan terhadap tempat-tempat suci keagamaan adalah aktivitas yang berulang bagi pasukan Israel.
 
Dari Gaza hingga… pic.twitter.com/1tEU1ROu9n
— Al Mayadeen English (@MayadeenEnglish) 19 April 2026
 
Patung tersebut terletak di desa Kristen Debl di Lebanon selatan, dekat perbatasan dengan wilayah Palestina yang diduduki.[IT/r]
 
 
 
 
 
 
 
Comment