Pengakuan Penting: Amerika dan Israel Melakukan Kesalahan dalam Memprediksi Kekuatan Iran
Story Code : 1279042
Donald Trump. US President
Nahum Barnia, seorang analis untuk surat kabar Yedioth Ahronoth, mengatakan: Dalam perang dengan Iran dan juga perang dengan Hizbullah, para pengambil keputusan melakukan kesalahan dalam memprediksi kekuatan dan stabilitas musuh. Organisasi intelijen kita tahu bagaimana membunuh seorang komandan, tetapi tidak mampu memahami kekuatan dan stabilitas pihak lain.
Selain itu, jaringan berita I24 mengutip sumber diplomatik Barat yang mengatakan: Amerika dan Zionis Israel melakukan kesalahan dalam memprediksi kekuatan rakyat dan sistem Iran akan stabil. Iran mampu mempertahankan stabilitasnya untuk jangka waktu tambahan yang panjang hingga tercapai kesepakatan yang menguntungkan.
Surat kabar Ma'ariv juga menulis: Lebanon telah menjadi rawa tegang yang membebani kita dengan harga yang mahal. Hizbullah sedang membangun kembali dirinya dan tidak ada harapan untuk kehancurannya.[IT/r]