0
Saturday 9 May 2026 - 11:20
Qatar - Eropa:

Pasokan LNG Qatar ke Eropa Tetap Tegang Meskipun Ada Harapan Kesepakatan dengan Iran

Story Code : 1279153
QatarEnergy LNG tanker ship
QatarEnergy LNG tanker ship
Pelanggan QatarEnergy di Eropa, Edison, memperkirakan hanya pemulihan sebagian dalam pasokan gas alam cair dari Qatar bahkan jika kesepakatan tercapai antara Iran dan Amerika Serikat, yang menggarisbawahi dampak berkelanjutan dari perang AS-Israel di Iran dan ketidakstabilan yang ditimbulkannya di seluruh pasar energi global.
 
Reuters melaporkan pada hari Jumat bahwa CEO Edison, Nicola Monti, mengatakan Qatar awalnya dapat melanjutkan sekitar dua pertiga dari pengiriman LNG yang dikontrak dalam waktu 30 hingga 45 hari setelah kesepakatan apa pun diselesaikan. Grup energi Italia tersebut sebelumnya kehilangan 12 kargo LNG setelah QatarEnergy menyatakan keadaan kahar (force majeure) awal tahun ini di tengah meningkatnya ketegangan regional.
 
Monti menyatakan dalam sebuah acara di Milan bahwa produksi energi di seluruh Teluk dapat pulih secara bertahap jika "kesepakatan perdamaian abadi" tercapai, tetapi memperingatkan bahwa pasokan akan tetap di bawah tingkat sebelum perang untuk masa mendatang.
 
Infrastruktur energi Qatar sangat terdampak selama perang. Reuters sebelumnya melaporkan bahwa serangan balasan Iran merusak 17% kapasitas ekspor LNG Qatar, termasuk dua unit pencairan yang terkait dengan proyek-proyek yang memasok pasar Eropa.
 
Gangguan energi berlanjut setelah eskalasi di Teluk
Gangguan tersebut mengungkap kerentanan Eropa terhadap ketidakstabilan di wilayah Teluk, khususnya setelah penutupan Selat Hormuz selama perang.
 
Kontrak jangka panjang Edison dengan QatarEnergy mencakup sekitar 6,4 miliar meter kubik gas setiap tahunnya, yang mewakili hampir 10% dari konsumsi gas tahunan Italia.
 
Menurut Monti, QatarEnergy telah mempertahankan tingkat produksi minimal dengan mengalihkan ekspor LNG ke Kuwait, memungkinkan perusahaan untuk mempertahankan kontinuitas operasional yang terbatas sementara ekspor yang lebih luas tetap terbatas.
 
Laporan ini muncul ketika pemerintah Eropa terus berupaya untuk mengamankan pasokan energi alternatif di tengah kekhawatiran akan volatilitas berkepanjangan di pasar minyak dan gas yang disebabkan oleh perang regional.
 
Italia bersiap untuk impor LNG AS
Reuters juga melaporkan bahwa Italia diperkirakan akan mulai menerima LNG dari fasilitas ekspor Golden Pass di Amerika Serikat mulai Juni. Proyek ini merupakan usaha patungan antara QatarEnergy dan ExxonMobil.
 
Impor yang diharapkan menyoroti ketergantungan Eropa yang semakin besar pada pengaturan energi darurat karena infrastruktur Teluk berjuang untuk pulih dari eskalasi militer dan gangguan pasokan selama berbulan-bulan.
 
Krisis energi Eropa masih jauh dari selesai. Bahkan dengan pembicaraan yang maju antara Iran dan AS, Qatar mungkin hanya memulihkan dua pertiga pasokan LNG-nya ke Eropa setelah kerusakan infrastruktur yang disebabkan oleh perang regional.[IT/r]
 
Comment