Hezbollah Menyerang Pusat Komando dan Konsentrasi Tentara Israel di Lebanon Selatan
Story Code : 1279464
The Islamic Resistance Military Media depicting an operation against a Merkava tank in Rsheif
Perlawanan Islam di Lebanon—Hezbollah—mengumumkan serangkaian operasi balasan baru demi membela Lebanon dari agresi Israel yang sedang berlangsung serta pelanggaran terhadap apa yang disebut sebagai gencatan senjata, pada hari Minggu, 10 Mei.
Hezbollah memulai hari operasional tersebut dengan menargetkan sebuah buldoser militer Israel jenis D9 pada pukul 08.20 pagi. Kendaraan tersebut berlokasi di Khallat al-Raj, Deir Seryan, dan terkena serangan secara langsung.
Secara bersamaan, Hezbollah menargetkan konsentrasi tentara Zionis Israel di sekitar situs Jal al-Allam menggunakan sebuah drone FPV.
Pada pukul 16.15, konsentrasi kendaraan Israel di Khallat al-Raj, Deir Seryan, ditargetkan menggunakan dua drone FPV. 15 menit kemudian, rentetan roket menghantam kerumunan tentara dan kendaraan Israel di lokasi yang sama.
Pada saat yang bersamaan, konsentrasi pasukan dan kendaraan Israel di Baydar al-Faqaani ditargetkan dengan satu salvo roket.
Pada pukul 16.30, Hezbollah menargetkan sebuah tank Merkava milik Zionis Israel di situs Jal al-Allam, dan berhasil mengenai sasaran secara langsung menggunakan drone FPV.
Sebagai operasi simultan keempat, konsentrasi pasukan dan kendaraan Israel di al-Bayyada ditargetkan dan terkena serangan langsung menggunakan drone FPV pada pukul 16.30.
Sebuah tank Merkava lainnya ditargetkan di al-Bayyada pada pukul 16.35, dan serangan langsung yang mengenainya telah dikonfirmasi.
Pada pukul 18.15, situs Blat yang baru didirikan ditargetkan dengan serangan kawanan drone penyerang. Pada pukul 19.00, konsentrasi tentara Israel di pelabuhan Naqoura ditargetkan menggunakan sebuah drone penyerang.
Hezbollah Merilis Rekaman Video
Media Militer Hezbollah juga merilis rekaman video yang mendokumentasikan penargetan terhadap sebuah platform sistem pertahanan Iron Dome beserta para awaknya di situs Jal al-Allam, dekat perbatasan Lebanon-Palestina yang diduduki. Dua drone FPV dikerahkan selama operasi tersebut, yang dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2026.
TONTON | Media Militer Hezbollah merilis rekaman yang memperlihatkan para pejuangnya menargetkan platform Iron Dome beserta awaknya—milik militer pendudukan Zionis Israel—di situs Jal al-Allam, di sepanjang perbatasan Lebanon-Palestina, menggunakan dua drone FPV. #Lebanon #SouthLebanon #Hezbollah pic.twitter.com/ngzOBi6grc
— Al Mayadeen English (@MayadeenEnglish) 10 Mei 2026
Hezbollah juga merilis sebuah video yang memperlihatkan nasib para tentara Zionis Israel di Lebanon seiring berlanjutnya operasi militer. Video tersebut dibuka dengan tayangan drone FPV yang mengejar seorang tentara pendudukan Zionis Israel saat ia berusaha melarikan diri; kemudian beralih ke adegan seorang pejuang Perlawanan yang menargetkan tank Merkava; lalu adegan lain yang memperlihatkan penembak jitu menargetkan tentara Israel yang bersembunyi di balik dinding sebuah rumah yang hancur; dan berbagai adegan lainnya.
Para tentara Zionis Israel diperlihatkan memohon bantuan kepada pimpinan mereka, sambil menangis dan berseru, "Selamatkan kami, keluarkan kami dari sini." Video tersebut diakhiri dengan adegan yang menggambarkan pasukan Israel ditelan oleh "rawa-rawa" Lebanon.
TONTON | Media Militer Hezbollah merilis rekaman dengan takarir (caption) bertuliskan, "Rawa-rawa Lebanon... menelan mereka bulat-bulat." #Hezbollah #Lebanon #SouthLebanon pic.twitter.com/IyM2jXOK0J
— Al Mayadeen English (@MayadeenEnglish) 10 Mei 2026 [IT/r]