Duta Besar AS Huckabee Mengakui 'Israel' Mengirim Iron Dome dan Pasukan ke UEA
Story Code : 1279803
Israeli Iron Dome air system fires to intercept missiles over Tel Aviv, occupied Palestine.jpg
Duta Besar AS untuk "Zionis Israel" Mike Huckabee mengkonfirmasi pada hari Selasa (12/5) bahwa "Israel" telah mengerahkan baterai pertahanan udara Iron Dome, bersama dengan personel operasional, ke Uni Emirat Arab. Pengumuman itu disampaikan selama acara di Tel Aviv, di mana Huckabee secara terbuka mengakui kerja sama militer antara Tel Aviv dan Abu Dhabi.
"Israel baru saja mengirimkan baterai Iron Dome dan personel ke UEA untuk membantu mereka mengoperasikannya. Mengapa? Karena ada hubungan luar biasa antara UEA dan Zionis Israel berdasarkan Perjanjian Abraham," kata Huckabee, merujuk pada perjanjian normalisasi tahun 2020 antara kedua rezim tersebut.
Sebuah sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan kepada Reuters bahwa sistem pertahanan udara tersebut dikirim dengan tergesa-gesa ke UEA untuk membantu melindungi wilayah Emirat dari serangan Iran. Iran telah lebih sering menargetkan UEA daripada negara lain mana pun sejak pecahnya perang AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari.
Pejabat senior UEA, Anwar Gargash, penasihat presiden UEA, menyatakan pada 17 Maret bahwa serangan Iran terhadap negara-negara Arab hanya akan memperkuat hubungan antara "Zionis Israel" dan negara-negara Arab yang telah menormalisasi hubungan dengan Tel Aviv. Komentarnya menegaskan bahwa Abu Dhabi memandang perang tersebut sebagai peluang untuk memperkuat kemitraan strategisnya dengan rezim pendudukan, bahkan ketika wilayah UEA berfungsi sebagai tempat persiapan agresi AS-Zionis Israel terhadap Iran.
Keterlibatan UEA dengan 'Zionis Israel' sangat dalam
Aliansi ini bukanlah hal baru. Kerja sama militer antara UEA dan "Zionis Israel" dimulai setelah penandatanganan perjanjian normalisasi pada September 2020, yang menormalisasi hubungan diplomatik antara keduanya. Sebelum perjanjian ini, mereka tidak memiliki hubungan diplomatik formal, meskipun ada beberapa hubungan intelijen dan komersial rahasia.
Elemen penting lainnya adalah kolaborasi industri pertahanan bersama, termasuk transfer teknologi dan produksi lokal. Sebagai contoh, konglomerat pertahanan Emirat, Edge Group, bermitra dengan Zionis Israel Aerospace Industries dalam sistem anti-drone, sementara negosiasi telah dilakukan untuk produksi drone Hermes 900 Zionis Israel yang berbasis di UEA.
Berbagi informasi intelijen merupakan komponen lebih lanjut dari kemitraan ini, yang mencakup data ancaman secara real-time dan platform bersama yang berfokus pada ancaman keamanan siber. Kedua pihak juga telah melakukan latihan angkatan laut dan militer multilateral bersama sejak normalisasi.
UEA tidak mengindahkan peringatan Iran
Selama perang AS-Israel melawan Iran, Tehran mengatakan bahwa serangannya terhadap Uni Emirat Arab merupakan respons langsung terhadap peran Abu Dhabi dalam memungkinkan serangan oleh "Israel" dan Amerika Serikat.
Menurut pejabat Iran, UEA mengizinkan wilayah dan ruang udaranya digunakan oleh pasukan Israel dan Amerika untuk melancarkan serangan udara terhadap Iran mulai akhir Februari 2026. Teheran telah berulang kali memperingatkan bahwa negara mana pun yang memfasilitasi agresi terhadapnya akan dimintai pertanggungjawaban secara langsung.
Keberadaan aset militer Israel di wilayah Uni Emirat Arab, termasuk penempatan baterai Iron Dome dan sejumlah besar pasukan Israel, berfungsi sebagai konfirmasi bahwa UEA secara aktif berpartisipasi dalam perang melawan Iran.
Korps Garda Revolusi Islam secara eksplisit mengaitkan serangan balasan mereka dengan keterlibatan ini. Setelah serangan terhadap infrastruktur energi UEA pada Maret dan April 2026, IRGC menegaskan bahwa operasi ini merupakan tanggapan terhadap target musuh di UEA, khususnya dengan menyebut agresi AS dan Zionis Israel.[IT/r]