0
Wednesday 13 May 2026 - 13:28
Saudi Arabia - Iran:

Laporan: Arab Saudi Melancarkan Serangan 'Terselubung' terhadap Iran di Tengah Agresi AS-Israel pada Bulan Maret

Story Code : 1279862
Saudi air force warplanes
Saudi air force warplanes
Reuters memuat laporan tersebut pada hari Selasa (12/5), mengutip "seorang pejabat Barat" yang menggambarkan serangan-serangan itu sebagai "serangan balasan setimpal" (*tit-for-tat*). Pejabat tersebut mengatakan bahwa agresi itu dilakukan "sebagai pembalasan atas serangan yang menimpa Saudi [Arabia]," tanpa merinci secara pasti alasan di balik serangan yang dimaksud.
 
Kerajaan tersebut telah berulang kali menuduh Republik Islam memiliki niat buruk atau turut berkontribusi dalam agresi terhadap wilayahnya—tuduhan yang senantiasa dibantah secara tegas oleh Tehran dalam setiap kesempatan.
 
Kantor berita tersebut menyatakan bahwa mereka tidak dapat mengonfirmasi secara independen mengenai target-target serangan tersebut.
 
Sementara itu, kantor berita tersebut juga mengutip seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri Saudi yang menegaskan kembali sikap resmi Riyadh, yakni "menganjurkan de-eskalasi, pengekangan diri, dan peredaan ketegangan demi mewujudkan stabilitas, keamanan, dan kemakmuran bagi kawasan serta masyarakatnya."
 
Para pejabat Barat yang dikutip dalam laporan tersebut menyebutkan bahwa Kerajaan Saudi kemudian "mengancam" Teheran dengan "serangan balasan lanjutan."
 
Kerajaan tersebut memberikan izin penggunaan wilayahnya secara luas oleh Amerika Serikat guna menargetkan Iran selama gelombang agresi AS-Israel terbaru yang tidak diprovokasi terhadap Republik Islam tersebut.
 
Angkatan Bersenjata Iran merespons tindakan tersebut dengan melancarkan setidaknya 100 gelombang serangan balasan yang tegas dan berhasil terhadap target-target Amerika di seluruh kawasan, termasuk target-target yang berada di wilayah Kerajaan Saudi serta di sejumlah negara Arab lainnya di sepanjang pesisir Teluk Persia.
 
Sementara itu, Teheran memberikan peringatan keras kepada negara-negara tersebut agar tidak turut berkontribusi dalam agresi tersebut, seraya menegaskan bahwa penyediaan fasilitas bagi pos-pos musuh justru berujung pada terancamnya keamanan mereka sendiri, alih-alih melayani kepentingan mereka.
 
Pada hari Senin, *The Wall Street Journal* juga melaporkan bahwa Uni Emirat Arab telah melancarkan serangkaian serangan "terselubung" terhadap Iran di tengah berlangsungnya agresi AS-Israel tersebut.
 
Mengutip sumber-sumber anonim yang mengetahui perihal tersebut, surat kabar itu menyebutkan bahwa salah satu serangan tersebut menargetkan sebuah kilang minyak di Pulau Lavan, Iran, pada awal April.

Salah satu sumber yang dikutip oleh *The Journal* mengungkapkan bahwa Amerika Serikat menyambut baik—secara diam-diam—kontribusi Uni Emirat Arab dalam agresi tersebut melalui cara-cara semacam itu. Laporan tersebut muncul di tengah tuduhan berulang dari para pejabat Emirat terhadap Iran mengenai penargetan yang "disengaja" dan "tidak berdasar" terhadap negara mereka.

Republik Islam tersebut telah menolak klaim-klaim itu secara tegas, seraya menegaskan bahwa langkah-langkah pembalasannya semata-mata ditujukan pada sasaran-sasaran yang bermusuhan di dalam wilayah Emirat.[IT/r]
 
Comment