Menlu Iran: AS yang Mencekik Selat Hormuz dengan Blokade Ilegal, Selat Terbuka bagi Kapal Kooperatif
Story Code : 1280162
Araghchi mengatakan bahwa Selat Hormuz saat ini terutama menderita akibat agresi AS dan blokade yang mereka paksakan, seraya menegaskan bahwa Iran tidak membuat hambatan di jalur perairan strategis tersebut. Ia mengulangi bahwa Selat Hormuz terbuka bagi semua kapal komersial yang berkoordinasi dengan pasukan angkatan laut Iran, dan berharap hambatan yang ada dapat diakhiri dengan pencabutan "blokade ilegal" yang diberlakukan AS.
Iran menutup selat tersebut bagi musuh dan sekutunya setelah agresi AS-Israel, dan mulai memberlakukan kontrol yang lebih ketat bulan lalu setelah Trump mengumumkan blokade terhadap kapal dan pelabuhan Iran. Tehran menyatakan bahwa tindakan tersebut melanggar ketentuan gencatan senjata yang ditengahi Pakistan yang mulai berlaku pada 8 April, yang kemudian diperpanjang secara sepihak oleh Washington.
Meskipun ada blokade, aktivitas pelayaran yang terkait dengan minyak mentah Iran dilaporkan masih terus berlangsung. Araghchi sebelumnya juga menyatakan bahwa Iran akan terus mempertahankan hak-haknya di perairan tersebut di tengah tekanan yang meningkat dari AS dan sekutunya.