0
Sunday 17 May 2026 - 13:25
Inggris dan Gejolak Asia Barat:

Inggris Mengerahkan Sistem Anti-Drone Baru pada Jet Typhoon di Asia Barat

Story Code : 1280584
Britain RAF Typhoon fighter jets
Britain RAF Typhoon fighter jets
Pemerintah Inggris mengumumkan bahwa jet tempur Royal Air Force Typhoon yang dikerahkan di Timur Tengah akan dilengkapi dengan sistem anti-drone baru, di tengah meningkatnya kekhawatiran di London atas eskalasi regional yang lebih luas yang terkait dengan perang yang didukung AS di wilayah tersebut.
 
Menurut pernyataan pemerintah Inggris, Advanced Precision Kill Weapon System (APKWS) akan diintegrasikan ke dalam pesawat RAF Typhoon untuk melawan ancaman drone dengan biaya lebih rendah daripada sistem rudal konvensional.
 
London mengklaim langkah ini akan meningkatkan perlindungan personel Inggris dan pasukan sekutu di wilayah tersebut terhadap serangan drone, menambahkan bahwa sistem tersebut memungkinkan jet tempur untuk menghancurkan target "secara tepat dan dengan harga yang jauh lebih murah" daripada rudal yang ada.
 
Otoritas Inggris juga menyoroti penyebaran sistem yang cepat, mencatat bahwa kurang dari dua bulan memisahkan pengujian operasional dari implementasi lapangan.
 
Pengumuman ini muncul ketika laporan media Inggris menunjukkan kekhawatiran yang meningkat di kalangan pejabat Inggris atas kemungkinan serangan balasan yang menargetkan pangkalan militer dan fasilitas diplomatik Inggris-Amerika di Asia Barat jika terjadi agresi lebih lanjut terhadap Iran.
 
Pada bulan April, surat kabar Inggris iPaper melaporkan bahwa para pejabat khawatir akan serangan Iran terhadap situs koordinasi militer gabungan Inggris-AS dan kedutaan besar Inggris di seluruh wilayah tersebut.
 
Perkembangan ini juga menyusul serangan pesawat nirawak pada bulan Maret yang menargetkan pangkalan Akrotiri Inggris di Siprus.[IT/r]
 
Comment