Lokasi dan asal ledakan yang tepat masih belum diketahui, tetapi penyelidikan menunjukkan bahwa ledakan terjadi di luar pulau.
Kantor Humas Korps Imam Sadeq (AS) di Provinsi Bushehr mengumumkan kemarin bahwa mereka telah melakukan operasi netralisasi dan peledakan terkendali terhadap bom yang belum meledak yang tersisa dari serangan baru-baru ini di provinsi tersebut pada hari Sabtu (6/6).
Di sisi lain, beberapa bentrokan telah terjadi antara angkatan bersenjata Iran dan pasukan AS dalam beberapa hari terakhir.
Pagi ini, Korps Garda Revolusi Islam menargetkan pangkalan AS di Bahrain dan Kuwait sebagai tanggapan atas agresi AS di pulau Qeshm dan Sirik.
Dalam operasi ini, dua pangkalan udara AS, yaitu Ali al-Salem di Kuwait dan fasilitas penting lainnya dari Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain, menjadi sasaran rudal balistik yang ditembakkan oleh Angkatan Udara IRGC.
Beberapa jam yang lalu, Angkatan Laut IRGC mengumumkan: Suara ledakan di Kharg terkait dengan netralisasi amunisi.
Hubungan Masyarakat Angkatan Laut IRGC menyatakan: Suara ledakan yang terdengar dari sekitar Pulau Kharg terkait dengan netralisasi amunisi yang tersisa dari Perang Ketiga yang Dipaksakan di wilayah Bahregan.[IT/r]