Pentagon Naikkan Level Ancaman Spionase Israel ke Tingkat Tertinggi di Tengah Kekhawatiran Terkait Iran
Story Code : 1284366
Laporan The New York Times yang mengutip pejabat AS saat ini dan mantan pejabat menyebutkan bahwa meskipun Washington dan Tel Aviv telah lama menyadari dan dalam batas tertentu mentoleransi aktivitas spionase timbal balik, upaya terbaru Israel untuk memperoleh informasi mengenai strategi AS terhadap Teheran memicu kekhawatiran di kalangan komunitas intelijen Amerika.
Menurut laporan tersebut, badan intelijen Israel meningkatkan pemantauan terhadap sejumlah pejabat tinggi AS, termasuk utusan khusus Presiden Donald Trump, Steve Witkoff, Wakil Menteri Pertahanan untuk Kebijakan Elbridge Colby, serta wakilnya Michael P. DiMino IV.
Pejabat AS menyebut Israel sangat berkepentingan memahami strategi negosiasi Trump terhadap Iran, meskipun kedua negara memiliki kerja sama intelijen yang erat.
Seorang pejabat senior AS menggambarkan aktivitas intelijen Israel pada masa pemerintahan kedua Trump sebagai tindakan yang tidak terkendali.
Sementara itu, NBC News melaporkan bahwa Pentagon baru‑baru ini menaikkan tingkat ancaman kontraintelijen yang ditimbulkan Israel ke kategori tertinggi, mencerminkan meningkatnya kekhawatiran atas aktivitas spionase tersebut.
Peningkatan status ancaman ini terjadi di tengah perbedaan pandangan antara Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait perang dengan Iran dan operasi Israel di Lebanon.
Sejumlah mantan pejabat AS memperingatkan bahwa kekhawatiran atas aktivitas spionase Israel di tengah perbedaan sikap mengenai Iran berpotensi menggerus kepercayaan dan mempersulit koordinasi keamanan di masa depan. [IT/G]