Iran Kecam Serangan AS terhadap Fasilitas Nuklir di Bawah Pengawasan IAEA
Story Code : 1284369
Delegasi Iran menyebut serangan tersebut sebagai yang paling luas dan belum pernah terjadi sebelumnya terhadap fasilitas yang berada di bawah pengawasan IAEA sejak badan tersebut didirikan.
Iran menyerukan kebijakan tanpa toleransi terhadap serangan atau ancaman terhadap fasilitas nuklir damai, serta memperingatkan bahwa normalisasi tindakan semacam itu dapat mengancam rezim non‑proliferasi global dan keamanan internasional.
Menurut perwakilan Iran, selama konflik yang berlangsung, tercatat 17 gelombang serangan terhadap fasilitas nuklir yang berada di bawah pengamanan. Salah satu serangan paling berbahaya terjadi di dekat Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr, sekitar 350 meter dari reaktor, dan menimbulkan korban jiwa.
Delegasi Iran mengingatkan bahwa serangan langsung terhadap fasilitas seperti Bushehr berpotensi menyebabkan pelepasan material radioaktif secara luas ke lingkungan.
Iran juga mendesak negara‑negara anggota IAEA untuk menghindari pendekatan politis dan standar ganda serta memperkuat aturan internasional guna melarang sepenuhnya serangan terhadap fasilitas nuklir yang berada di bawah pengamanan. [IT/G]