Israel Menyerang Kota Lebanon yang Disebutkan dalam Alkitab
Story Code : 1284910
Aftermath of an Israeli airstrike on Tyre, Lebanon
Zionis Israel telah menyerang kota bersejarah Tirus di Lebanon, menargetkan kawasan Kristen untuk pertama kalinya setelah memerintahkan evakuasi sebagian. Serangan tersebut telah meningkatkan kekhawatiran warga setempat atas nasib situs-situs warisan Alkitab yang dihormati di kota itu.
Menurut Reuters, delapan orang tewas dalam satu serangan di pinggiran timur Tirus pada hari Selasa.
Kawasan Kristen, yang terletak di barat laut kota, telah dikecualikan dari peringatan Israel sebelumnya dan telah menampung orang-orang yang mengungsi dari tempat lain.
Militer Zionis Israel mengeluarkan perintah evakuasi menyeluruh setelah mengklaim bahwa militan Hizbullah bersembunyi di kawasan tersebut, sebuah klaim yang dibantah oleh penduduknya, pejabat setempat, dan tentara Lebanon.
Sebagai salah satu kota tertua di dunia yang terus menerus dihuni dan situs Warisan Dunia UNESCO, Tirus disebutkan berulang kali dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Kota ini merupakan pusat utama kerajaan Fenisia kuno, yang memasok material untuk pembangunan Kuil Salomo, yang diyakini berdiri di Bukit Bait Suci Yerusalem, lokasi kompleks Al-Aqsa, salah satu situs tersuci dalam Islam.
Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan atas situs-situs keagamaan dan warisan budaya di seluruh wilayah tersebut, dengan para kritikus menuduh Israel memperluas kendalinya atas lokasi-lokasi yang sakral bagi umat Muslim dan Kristen.
Bulan lalu, Israel mengeluarkan perintah pengambilalihan yang mencakup desa Nabi Samwil di Tepi Barat yang diduduki, tempat yang diyakini sebagai makam Nabi Samuel, tokoh yang dihormati dalam Yudaisme, Kristen, dan Islam.
Para pejabat Palestina dan pemimpin agama telah mengutuk langkah tersebut sebagai upaya untuk menghapus warisan Muslim dan memperkuat kendali Israel atas situs-situs suci yang diperebutkan.[IT/r]