0
Sunday 14 June 2026 - 22:29
Republik Islam Iran

Puluhan Teroris, Mata-Mata, dan Pelaku Sabotase Ditangkap Selama Agresi AS-Israel terhadap Iran

Story Code : 1285897
Puluhan Teroris, Mata-Mata, dan Pelaku Sabotase Ditangkap Selama Agresi AS-Israel terhadap Iran




Kementerian itu mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Minggu bahwa mereka telah menangkap empat teroris, satu mata-mata, dan puluhan anggota jaringan sabotase yang berupaya memicu kerusuhan di jalanan selama hari-hari agresi terhadap Iran.

Disebutkan bahwa operasi tersebut berlangsung di tiga provinsi, termasuk di Provinsi Teheran, tempat ibu kota berada.

Pernyataan itu mengatakan seorang mata-mata yang melapor langsung kepada agen dinas intelijen Israel yang berbasis di London ditangkap di Provinsi Ilam, yang terletak di perbatasan barat dengan Irak.

Mata-mata itu berencana menyusup ke lembaga-lembaga penting pemerintah dan mentransfer informasi sensitif tentang keberadaan para pejabat senior, katanya.

Empat anggota kelompok teroris yang beroperasi di Provinsi Sistan dan Baluchestan di tenggara, dekat perbatasan dengan Pakistan, juga ditangkap sebelum mereka dapat melancarkan operasi terhadap lembaga sipil, kata kementerian tersebut.

Para teroris itu memiliki catatan kriminal dalam sistem peradilan Iran, termasuk terkait rencana serangan terhadap para pengungsi asing yang bermukim di kota Ghasr Ghand dan Saravan pada 2025, tambahnya.

Korps Garda Revolusi Islam turut berkontribusi dalam penggerebekan tempat persembunyian para teroris, di mana mereka menyimpan sembilan senapan Kalashnikov dan 2.000 butir peluru, lanjutnya.

Kementerian Intelijen Iran mengatakan operasi besar lainnya yang dilakukan selama masa agresi AS-Israel juga berujung pada penangkapan 126 pelaku sabotase, termasuk para pemimpin geng terkenal di ibu kota Teheran yang berupaya memprovokasi kerusuhan selama hari-hari agresi.

Operasi-operasi yang berhasil itu terjadi di tengah laporan bahwa AS dan rezim Israel memanfaatkan potensi kerusuhan yang dapat melemahkan pemerintah Iran dan pasukan keamanannya selama agresi berlangsung.

Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri rezim Israel Benjamin Netanyahu berulang kali menyatakan bahwa salah satu tujuan utama agresi mereka terhadap Iran adalah membantu para perusuh menggulingkan pemerintahan. [IT/G]
 
Comment