Brigade Al-Quds Klaim Operasi yang Menargetkan Pasukan Israel
Story Code : 1285931
Israeli soldiers enter a house during a military raid in the West Bank village of al-Yamun, near Jenin
Brigade Al-Quds, sayap militer Jihad Islam Palestina, mengumumkan pada hari Minggu (14/6)bahwa para pejuangnya di al-Khalil telah menargetkan pasukan infanteri Israel yang menyerbu kota al-Dhahiriya, selatan al-Khalil.
Dalam sebuah pernyataan, kelompok tersebut mengklaim para pejuangnya menembakkan "rentetan tembakan langsung yang hebat" ke pasukan yang ditargetkan, dan menegaskan bahwa korban jiwa telah ditimbulkan. Tidak ada komentar langsung dari militer Israel mengenai serangan yang dilaporkan tersebut.
Sebagai tanggapan, gerakan Hamas memuji operasi tersebut, menyatakan bahwa hal itu mencerminkan peningkatan berkelanjutan aktivitas perlawanan di Tepi Barat meskipun ada langkah-langkah keamanan Zionis Israel yang sedang berlangsung.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis, Hamas memuji para pejuang perlawanan yang melakukan operasi tersebut dan semua pejuang yang menghadapi serangan Israel ke kota-kota, permukiman, dan kamp pengungsi di Tepi Barat. Gerakan tersebut menegaskan bahwa operasi ini merupakan tanggapan langsung terhadap kampanye militer Zionis Israel di Jalur Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem Timur yang diduduki.
Hamas lebih lanjut menegaskan bahwa operasi semacam itu merupakan bagian dari upaya menghadapi kebijakan dan rencana pendudukan di Tepi Barat, menyerukan kepada warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem yang diduduki untuk mengintensifkan berbagai bentuk perlawanan terhadap pasukan Zionis Israel.
Meningkatnya kekerasan di seluruh Tepi Barat
Tepi Barat telah menyaksikan peningkatan yang signifikan dalam serangan penembakan, bentrokan bersenjata, serangan penabrakan, dan penusukan yang dilakukan oleh para pejuang perlawanan terhadap tentara Zionis Israel, sebagai tanggapan terhadap serangan Zionis Israel yang berulang dan meningkat di wilayah Palestina.
Dalam perkembangan terkait, pasukan pendudukan Zionis Israel melancarkan kampanye besar-besaran berupa penggerebekan dan penangkapan di seluruh Tepi Barat dan wilayah pendudukan Yerusalem Timur pada awal 14 Juni. Operasi tersebut mencakup penggerebekan rumah yang agresif, penggeledahan, dan penjarahan properti. Penggerebekan tersebut merupakan bagian dari peningkatan yang nyata dan berkelanjutan oleh pasukan Zionis Israel terhadap kota-kota Palestina.
Tepi Barat juga telah menyaksikan peningkatan serangan oleh pemukim Zionis Israel dan militer terhadap lahan pertanian Palestina, termasuk pembakaran, perataan lahan, dan pencegahan akses petani ke ladang mereka.
Pasukan Israel melakukan penggerebekan penahanan secara luas di seluruh Tepi Barat dan wilayah pendudukan Yerusalem Timur pada hari Minggu, menahan seorang pria Palestina dan keempat putranya di pinggiran kota Dahiyat al-Salam di Anata, sebelah timur wilayah pendudukan Yerusalem Timur, menurut sumber lokal.
Dua pemuda lainnya juga ditahan di daerah yang sama selama operasi pencarian yang ekstensif.
Di provinsi Jenin, pasukan menahan seorang wanita dan putranya selama penggerebekan di lingkungan German Quarter, menurut laporan sumber lokal. Secara bersamaan, pasukan menggerebek desa Siris, di selatan kota Jenin.
Di provinsi Ariha, mantan tahanan Loay al-Najjar ditahan setelah pasukan menyerbu dan menggeledah rumah keluarganya di kamp pengungsi Aqabat Jaber, selatan Ariha. Secara terpisah, seorang pemuda ditahan setelah penggerebekan di rumahnya di kamp pengungsi Al-Jalazone, utara Ramallah.
Di kota Dhahiriya, selatan al-Khalil, penggerebekan disertai dengan tembakan langsung yang hebat, gas beracun, dan gas air mata yang diarahkan kepada penduduk, bersamaan dengan penggeledahan dan penjarahan rumah-rumah secara ekstensif. Brigade Al-Quds sebelumnya mengklaim serangan penembakan yang menargetkan pasukan infanteri Zionis Israel di daerah yang sama pada hari Minggu (14/6).[IT/r]