Iran Memperingatkan AS Memikul Tanggung Jawab Penuh atas Meningkatnya Ketegangan
Story Code : 1290990
Iranian Foreign Ministry HQ in Tehran
Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Rabu, kementerian mengatakan militer AS melancarkan serangan pada dini hari terhadap beberapa pusat pemantauan dan pengawasan di garis pantai selatan Iran, menggambarkan operasi tersebut sebagai pelanggaran nyata terhadap Pasal 2(4) Piagam PBB.
Kementerian mengatakan serangan tersebut merupakan "pelanggaran mencolok" terhadap klausul pertama MoU yang dimediasi Pakistan, yang mensyaratkan penghentian operasi militer.
Pernyataan Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran tentang Pelanggaran Jelas Pasal 10 Memorandum Kesepahaman Islamabad oleh Amerika Serikat
8 Juli 2026
(Terjemahan Tidak Resmi)
Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran… pic.twitter.com/IaON7Cv65K
— Iran in India (@Iran_in_India) 7 Juli 2026
Pernyataan itu mengatakan bahwa serangan-serangan tersebut, ditambah dengan keputusan Departemen Keuangan AS pada malam sebelumnya untuk mencabut otorisasi penjualan minyak Iran, merupakan pelanggaran terhadap kesepakatan mengenai Selat Hormuz, dan menambahkan bahwa kelanjutan agresi militer Israel dan tindakan teroris terhadap Lebanon telah membuat “bagian-bagian penting dan mendasar” dari perjanjian tersebut menjadi tidak efektif.
“Tanggung jawab atas konsekuensi berbahaya dari eskalasi ini terletak pada rezim AS yang melanggar perjanjian,” kata pernyataan itu.
Kementerian Luar Negeri juga menekankan kewajiban hukum internasional semua pemerintah, khususnya negara-negara tetangga di pantai selatan Teluk Persia, untuk mencegah negara-negara agresor menggunakan wilayah atau fasilitas mereka untuk melakukan tindakan permusuhan terhadap Iran.
“Setiap kerja sama dalam melakukan kejahatan agresi terhadap Iran sama dengan keterlibatan dan partisipasi dalam kejahatan tersebut,” katanya.
Kementerian juga mendesak Dewan Keamanan PBB dan sekretaris jenderal PBB untuk memenuhi tanggung jawab mereka dalam menjaga perdamaian dan keamanan regional dan internasional.
Ditambahkan bahwa angkatan bersenjata Iran, yang bertindak berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB, tidak akan ragu untuk membela integritas teritorial, kedaulatan nasional, dan keamanan negara terhadap agresi militer AS dan akan menargetkan asal mula setiap serangan.[IT/r]