0
Friday 10 July 2026 - 00:42

Ketua Parlemen Iran Tegaskan Selat Hormuz Hanya Dibuka di Bawah 'Pengaturan Iran', Bukan Ancaman AS

Story Code : 1291186
Ketua Parlemen Iran Tegaskan Selat Hormuz Hanya Dibuka di Bawah
Peringatan tegas ini disampaikan Qalibaf dalam unggahan di akun X pada Kamis (9/7) setelah pasukan teroris AS melancarkan serangan terhadap beberapa bagian provinsi pesisir selatan Iran yang menargetkan infrastruktur sipil dan menewaskan sedikitnya tiga warga Iran, selain menyerang sebuah jembatan di Provinsi Golestan utara. "Amerika Serikat masih belum belajar bahwa penindasan dan pelanggaran komitmen tidak lagi tanpa biaya," katanya, seraya memperingatkan dengan tegas: "Jika Anda menyerang, Anda akan diserang." Qalibaf, yang juga menjabat sebagai perunding utama dalam pembicaraan dengan AS, mendesak Washington untuk menahan diri dari eskalasi ketegangan dan menambahkan bahwa langkah sia-sia semacam itu hanya akan menyebabkan keterlibatan yang lebih dalam: "Jangan lakukan gerakan yang tidak berguna, atau Anda akan tenggelam lebih dalam."

Qalibaf juga menyatakan bahwa Selat Hormuz hanya akan dibuka kembali di bawah "pengaturan Iran," bukan melalui ancaman Amerika, seraya menegaskan bahwa Iran memegang otoritas tunggal atas jalur perairan strategis yang dilalui sekitar seperlima minyak dunia. Sebagai fase pertama respons terhadap pelanggaran terbaru AS terhadap wilayah Iran, Angkatan Luar Angkasa Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) menyerang infrastruktur kunci di empat pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain.

Sebelumnya pada hari Rabu, sumber keamanan yang mengetahui kepada Press TV menyatakan bahwa Iran tidak akan mundur dari pengelolaan Selat Hormuz dan siap bertempur untuk mempertahankan kendali atas jalur perairan strategis tersebut. Peringatan Qalibaf muncul setelah agresi terbaru AS dan Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari dan berakhir dengan gencatan senjata yang ditengahi Pakistan pada 8 April, dengan Iran secara konsisten menekankan bahwa setiap pelanggaran akan mendapat respons tegas dan proporsional.
Comment