Penasihat Pemimpin Iran: Balas Dendam Tetap Menjadi Prioritas, Selat Hormuz Lebih Penting daripada Bom Atom
Story Code : 1291863
Major General Mohsen Rezaei, Military adviser to Iran’s Supreme Leader
Rezai mengatakan bahwa kehadiran publik yang besar menunjukkan komitmen berkelanjutan rakyat Iran terhadap prinsip-prinsip Revolusi Islam dan "membuat musuh-musuh Iran marah."
Ia menekankan bahwa "balas dendam tetap menjadi isu utama Iran," menambahkan bahwa Tehran akan, "dengan rahmat Tuhan," menjaga Selat Hormuz, yang ia gambarkan sebagai pencegah strategis dan elemen kunci dalam melindungi keamanan dan kepentingan nasional Iran.
"Balas dendam adalah bab ketiga dari perang yang dipaksakan. Tidak boleh diasumsikan bahwa masalah balas dendam akan diselesaikan hanya melalui proses hukum atau dengan berakhirnya konflik militer."
Rezaei lebih lanjut mengatakan Iran akan mengandalkan kemampuan pertahanan dan kekuatan nasionalnya untuk melindungi kepentingan dan keamanannya.
“Jalur strategis ini lebih penting daripada puluhan bom atom, dan Republik Islam Iran akan melindunginya,” kata Rezaei seperti dikutip oleh media Iran.
Pernyataan Rezaei disampaikan sehari setelah Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Sayyid Mojtaba Khamenei menyatakan bahwa pembalasan atas gugurnya Pemimpin Imam Khamenei “adalah tuntutan rakyat dan pasti akan dilaksanakan.”
Dalam sebuah pernyataan, Ayatollah Sayyid Khamenei menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran puluhan juta pelayat yang ikut serta dalam prosesi pemakaman tujuh hari ayahnya, gugurnya Pemimpin Imam Sayyid Ali Khamenei di seluruh Iran dan Irak, khususnya di Tehran, Qom, Najaf, Karbala, dan Mashhad.[IT/r]