Pasukan Pendudukan Israel Menggerebek Tepi Barat, Pemukim Menyerang Keluarga di Dekat Al-Khalil
Story Code : 1291867
Settlers attack family near al-Khalil
Pasukan pendudukan Zionis Israel menahan beberapa warga Palestina pada Minggu (12/7) pagi selama kampanye militer besar-besaran yang melibatkan penggerebekan terkoordinasi, penggerebekan rumah, dan pos pemeriksaan di beberapa provinsi di Tepi Barat yang diduduki, menurut sumber lokal.
Penggerebekan, yang dimulai pada dini hari, menargetkan kota-kota, desa-desa, dan lingkungan dari Jenin di utara hingga al-Khalil di selatan, dengan konsentrasi pasukan dan kendaraan yang besar.
Di provinsi Nablus, pasukan Zionis Israel menyerbu kota-kota Aqraba, Osarin, dan Beit Furik, di sebelah timur kota. Selama penggerebekan di Beit Furik, pasukan menahan warga Palestina Saif Wasif Hannani bersama kedua putranya, Wasif dan Muhammad.
Pasukan pendudukan Zionis Israel menyerbu kota Beit Furik, sebelah timur Nablus di Tepi Barat yang diduduki. pic.twitter.com/RSlQBqAJpH
— Quds News Network (@QudsNen) 11 Juli 2026
Di Jenin, unit militer menyerbu kota Ya'bad, barat daya kota, dan mencegat sebuah kendaraan selama penggerebekan di lingkungan Jabriyat, yang mengelilingi kamp pengungsi Jenin. Pasukan juga dikerahkan di sekitar bundaran Kementerian Dalam Negeri.
Di al-Khalil, penyusupan ke kamp pengungsi al-Arroub memicu konfrontasi dengan pemuda setempat, dengan tentara menembakkan granat suara untuk membubarkan kerumunan.
Pasukan menyerbu kota Silwad, timur laut Ramallah dan al-Bireh, dan menggeledah sebuah bangunan tempat tinggal selama operasi tersebut. Di Tulkarm, kendaraan militer memasuki pinggiran kota Shweika dan kota Deir al-Ghusun, utara kota, sementara enam warga ditahan dari pinggiran kota Dhannaba dan daerah yang sama.
Invasi lainnya dilaporkan di kota al-Khader, selatan Beit Lahm, dan di Kafr Qaddum, timur Qalqiliya.
Di al-Quds timur yang diduduki, pasukan Israel menyerbu kamp pengungsi Qalandia, di utara kota, dan menahan seorang pemuda Palestina. Sebuah pos pemeriksaan militer juga didirikan di pintu masuk kota Hizma, di timur laut.
Pasukan pendudukan Israel menyerbu kota Beit Furik, timur Nablus di Tepi Barat yang diduduki. pic.twitter.com/RSlQBqAJpH
— Quds News Network (@QudsNen) 11 Juli 2026
Ramallah lumpuh akibat tindakan militer yang diperketat
Secara terpisah, pasukan Zionis Israel memberlakukan pembatasan ketat pada semua pintu masuk ke kota Ramallah pada Minggu pagi, menciptakan krisis lalu lintas besar dan menyebabkan ratusan kendaraan terdampar selama berjam-jam.
Puluhan kendaraan Palestina berbaris hari ini di pos pemeriksaan Israel di Ein Sinya, utara Ramallah di Tepi Barat yang diduduki, menunggu untuk menyeberang.
Di bawah pembatasan pergerakan pendudukan Zionis Israel, warga Palestina sering menghabiskan waktu berjam-jam di pos pemeriksaan saat bepergian untuk bekerja atau… pic.twitter.com/WX61NzE5xC
— Quds News Network (@QudsNen) 12 Juli 2026
Sumber-sumber lokal mengatakan kepada kantor berita resmi Palestina WAFA bahwa pasukan menutup beberapa jalan akses utama dan samping ke kota dan mengambil posisi di pos pemeriksaan Ein Sinya, di mana mereka melakukan pemeriksaan intensif terhadap kendaraan dan menembakkan gas air mata ke mobil, menyebabkan gangguan parah dan penderitaan tambahan bagi para komuter yang menuju tempat kerja.
Militer juga menutup pos pemeriksaan Atara di utara kota dan sepenuhnya memblokir pintu masuk utara ke al-Bireh.
Menurut laporan Komisi Perlawanan Tembok dan Permukiman, jumlah total pos pemeriksaan dan gerbang militer permanen di seluruh wilayah Palestina kini melebihi 916, di mana 243 di antaranya telah dipasang sejak 7 Oktober 2023.
Para pemukim menyerang keluarga di dekat al-Khalil, Pasukan Zionis Israel memblokir ambulans
Dalam serangan terpisah, kelompok pemukim Zionis Israel secara fisik menyerang anggota keluarga Ibrahim Ismail al-Jabour di daerah Huwarra, sebelah timur Yatta, selatan al-Khalil, pada Minggu pagi.
Saksi mata mengatakan para penyerang memukuli anggota keluarga dan menyemprotkan gas merica ke arah mereka, menyebabkan beberapa orang terluka.
Berita Terkini | Beberapa warga Palestina, termasuk anak-anak, terluka pagi ini setelah milisi pemukim Zionis Israel menyerang keluarga Al-Jubour di daerah Huwara, Masafer Yatta, selatan Hebron, di Tepi Barat yang diduduki. Pasukan Zionis Israel mencegah kru ambulans mencapai lokasi kejadian… pic.twitter.com/EvXeGqvz5N
— Quds News Network (@QudsNen) 12 Juli 2026
Pasukan Zionis Israel mencegah ambulans mencapai lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan pertama, secara efektif menghalangi perawatan bagi yang terluka sekaligus memberikan perlindungan bagi para penyerang selama serangan tersebut, menurut laporan setempat.[IT/r]