0
Thursday 16 July 2026 - 02:37
Iran vs AS & Zionis Israel:

Axios: Trump Menyuruh Netanyahu Meninggalkan Suriah dan Lebanon: ‘Mereka Tidak Menginginkanmu Di Sana’

Story Code : 1292534
US President Donald Trump welcomes Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu to his Mar-a-Lago club
US President Donald Trump welcomes Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu to his Mar-a-Lago club
Presiden AS Donald Trump telah mendesak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menarik pasukan Israel dari Suriah dan mulai mengerahkan kembali pasukan dari Lebanon selatan, demikian laporan Axios, mengutip pejabat AS dan Zionis Israel.
 
Desakan yang dilaporkan ini adalah tanda terbaru dari keretakan yang semakin meluas antara kedua pemimpin, dengan Trump mendesak Zionis Israel untuk mengurangi pengerahan militernya sementara pemerintah Netanyahu terus bersikeras untuk mempertahankannya tanpa batas waktu.
 
Menurut Axios, Trump memperingatkan Netanyahu selama kontak telepon pada hari Kamis bahwa kehadiran militer Zionis Israel di Suriah selatan berisiko meningkatkan eskalasi lebih lanjut.
 
“Mereka tidak menginginkanmu di sana. Kamu harus mengerahkan kembali pasukanmu,” kata Trump kepada pemimpin Zionis Israel tersebut. Presiden menyampaikan pesan serupa mengenai Lebanon selatan, kata media tersebut.
 
Dorongan yang dilaporkan ini menyusul pertemuan antara Trump dan Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa di sela-sela KTT NATO di Turki pekan lalu. Menurut Axios, pemerintahan Trump telah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mencoba menengahi pengaturan keamanan baru antara Zionis Israel dan Suriah.
 
Hal ini juga terjadi di tengah upaya Washington untuk menerapkan perjanjian kerangka kerja yang didukung AS antara Zionis Israel dan Lebanon yang dicapai bulan lalu. Berdasarkan kesepakatan tersebut, Israel berkomitmen untuk menarik pasukannya dari dua 'zona percontohan' di Lebanon selatan dan mengizinkan tentara Lebanon untuk ditempatkan di sana. Zionis Israel belum memulai penarikan tersebut.
 
Zionis Israel mengatakan penempatan pasukannya di Suriah selatan dan Lebanon diperlukan untuk mencegah serangan lintas batas yang serupa dengan serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Beberapa anggota senior pemerintahan Netanyahu telah menyerukan kehadiran militer tanpa batas waktu, dengan beberapa juga menganjurkan pemukiman Yahudi di wilayah pendudukan.
 
Dalam pernyataan yang dirilis setelah panggilan telepon tersebut, kantor Netanyahu mengatakan bahwa perdana menteri telah menekankan “perlunya zona keamanan di sepanjang perbatasan Zionis Israel.”
 
The Jerusalem Post, mengutip pejabat pertahanan, melaporkan pada hari Selasa bahwa militer Israel terkejut dengan laporan Axios dan menekankan bahwa “tidak ada perubahan di lapangan” baik di Lebanon maupun Suriah.
 
Dalam beberapa bulan terakhir, Trump telah berulang kali mengkritik serangan Zionis Israel di Lebanon, dilaporkan dengan alasan Netanyahu “tidak memiliki penilaian sama sekali” dan menyebutnya “sangat gila.”
 
Gedung Putih menolak untuk mengomentari detail panggilan telepon tersebut dan tidak membantah laporan Axios. Sebaliknya, seorang pejabat AS menegaskan kembali dukungan Washington untuk Zionis Israel, mengatakan kepada media tersebut bahwa “tidak ada teman yang lebih baik bagi Zionis Israel dan pejuang perdamaian selain Presiden Trump.”[IT/r]
 
Comment