0
Thursday 16 July 2026 - 03:27
Iran vs AS:

Iran Memperingatkan: ‘Minyak Untuk Semua Orang atau Tidak Untuk Siapa Pun’

Story Code : 1292543
Commercial ships and oil tankers in Gulf of Oman
Commercial ships and oil tankers in Gulf of Oman
Tehran mengatakan telah menyerang fasilitas utama Angkatan Laut AS di Bahrain sebagai tanggapan atas tindakan Amerika baru-baru ini di kawasan tersebut
 
Dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa, IRGC menuduh Washington bertindak seperti “bajak laut” dengan membatasi aliran energi di kawasan tersebut dan memperingatkan bahwa rute ekspor lain yang melayani AS dan sekutunya dapat diblokir sebagai tanggapan.
 
“Ekspor minyak dan gas regional adalah untuk semua orang atau untuk tidak untuk siapa pun,” kata pernyataan itu.
 
Peringatan itu muncul ketika IRGC mengklaim serangan baru terhadap infrastruktur militer AS di Bahrain, yang menjadi tuan rumah Armada Kelima Angkatan Laut AS dan berfungsi sebagai salah satu pusat angkatan laut utama Washington di Teluk Persia.
 
Menurut IRGC, gelombang kelima Operasi Nasr-2 menargetkan pusat manajemen NSA, pusat komando dan kendali, gudang besar yang berisi suku cadang dan peralatan militer, dan tangki penyimpanan bahan bakar milik Armada Kelima AS.
 
Pernyataan itu mengatakan fasilitas tersebut telah “dihancurkan dan dirusak” dalam serangan pagi hari itu. Militer AS belum berkomentar tentang klaim tersebut.
 
Peringatan terbaru ini menyusul keputusan Tehran untuk menyatakan Selat Hormuz tertutup sampai AS mengakhiri intervensi militer “ilegal” di wilayah tersebut.
 
Washington mengatakan serangan barunya terhadap Iran bertujuan untuk melindungi pelayaran komersial dan kebebasan navigasi melalui selat tersebut. Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa Amerika sekarang “mengendalikan” jalur air tersebut dan akan bertindak sebagai “penjaganya.”
 
Presiden AS juga mengancam akan meningkatkan serangan terhadap Iran, termasuk serangan terhadap pembangkit listrik dan jembatan, kecuali Tehran kembali ke meja perundingan.
 
Dalam sebuah wawancara di Fox News pada hari Selasa (14/7), Trump menolak untuk mengesampingkan kampanye darat, dengan mengatakan bahwa “orang lain” dapat melaksanakannya, dan sekali lagi merujuk pada Pulau Kharg, pusat ekspor minyak utama Iran.
 
Pulau Kharg menangani sebagian besar ekspor minyak mentah Iran dan telah berulang kali disebut oleh Trump sebagai target potensial. Awal tahun ini, ia mengatakan AS dapat merebut pulau itu “untuk mengambil minyaknya.”[IT/r]
 
Comment