Pasukan Israel Terus Melanjutkan Invasi di Suriah Selatan
Story Code : 1293463
Israeli military vehcile in Quneitra in southern Syria
Menurut koresponden SANA, pasukan Zionis Israel yang terdiri dari lima kendaraan militer memasuki desa, mendirikan pos pemeriksaan sementara, dan melakukan penggeledahan terhadap warga sipil yang melewati daerah tersebut.
Kantor berita tersebut menambahkan bahwa pasukan Zionis Israel yang ditempatkan di dekat Al-Hamidiyah menembakkan tiga mortir dan satu peluru asap ke arah daerah antara kota dan kota Al-Salam di utara Quneitra. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
#BERITA | ���� ���� — Pasukan Zionis Israel memasuki desa al-Samdaniyah al-Sharqiyah di provinsi Quneitra, Suriah barat daya, pada hari Minggu, dengan mengerahkan lima kendaraan militer.
Pasukan mendirikan pos pemeriksaan sementara dan menggeledah warga sipil di daerah tersebut. Mereka juga menembakkan mortir… pic.twitter.com/FKhnVpK8ZX
— The Global Eye (@TGEThGlobalEye) 19 Juli 2026
Perkembangan ini terjadi sehari setelah serangan serupa pada Sabtu (18/7) malam di dekat Bendungan Kudna di pedesaan Quneitra tengah, di mana enam kendaraan militer Israel memasuki daerah tersebut di tengah aktivitas drone yang intensif sebelum kemudian mundur.
Insiden ini terjadi di tengah pelanggaran kedaulatan Suriah yang terus-menerus dan berulang oleh Zionis Israel.
Selama berbulan-bulan, Suriah selatan telah menyaksikan serangan dan invasi Zionis Israel yang berulang, termasuk penggerebekan, penggeledahan, penangkapan, dan pendirian pos pemeriksaan militer.
Aktivitas tersebut meningkat setelah jatuhnya rezim Bashar Al-Assad pada Desember 2024, setelah rezim Israel menyatakan runtuhnya perjanjian pelepasan tahun 1974 dan merebut kendali zona penyangga Suriah.[IT/r]