AS Melancarkan Agresi Malam Kesepuluh terhadap Iran
Story Code : 1293849
Smoke rises following US airstrikes on Bushehr in Iran
Amerika Serikat melancarkan serangan baru terhadap Iran pada hari Senin (20/7) sesaat sebelum tengah malam waktu setempat (pukul 4 sore ET), menurut pernyataan CENTCOM, menandai malam kesepuluh berturut-turut agresi yang diperbarui terhadap negara tersebut.
CENTCOM mengatakan serangan itu diperintahkan atas arahan Panglima Tertinggi dan mengklaim bahwa serangan itu dirancang untuk "lebih lanjut menurunkan kemampuan militer Iran yang digunakan untuk menyerang kapal dagang di Selat Hormuz."
Oleh karena itu, televisi pemerintah Iran melaporkan ledakan di kota Bandar Abbas di selatan.
ISNA dan laporan lokal lainnya mengatakan ledakan juga terdengar di Pulau Qeshm di provinsi Hormozgan selatan.
Secara terpisah, kantor berita Iran Mehr melaporkan bahwa pertahanan udara diaktifkan di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr di Iran selatan. Gubernur Bushehr juga mengatakan bahwa pertahanan udara telah diaktifkan tetapi tidak ada serangan yang dilaporkan di kota itu sendiri.
Al Mayadeen melaporkan serangan di seluruh Iran selatan
Koresponden Al Mayadeen di Tehran melaporkan bahwa serangan AS yang diperbarui menargetkan beberapa lokasi di seluruh Iran selatan, termasuk Pelabuhan Bandar Abbas, Pulau Qeshm, Pelabuhan Chabahar, dan Konarak.
Koresponden tersebut melaporkan bahwa serangan tersebut memengaruhi delapan kota di empat provinsi Iran, termasuk daerah di Provinsi Hormozgan dan Shiraz.
Menurut koresponden tersebut, ledakan dilaporkan terjadi di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, sementara pertahanan udara Iran diaktifkan di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr. Gubernur Bushehr mengatakan pertahanan udara telah diaktifkan tetapi menegaskan bahwa tidak ada serangan yang dilaporkan di kota itu sendiri.
Gubernur Isfahan juga membantah laporan tentang serangan AS apa pun di kota tersebut.
Koresponden Al Mayadeen kemudian melaporkan bahwa tidak ada serangan tambahan yang diamati selama periode terbaru setelah serangan yang dilaporkan.[IT/r]