Trump Murka atas Terungkapnya Kekurangan Rudal; Saya Akan Memenjarakan Para Pembocor Informasi
Story Code : 1297454
Donald Trump, angry
Di tengah laporan tentang kekurangan amunisi di Washington, Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa negara itu memiliki cadangan yang sangat besar. Sebelumnya, Washington Post melaporkan, mengutip sumber yang mengetahui, bahwa Trump telah meminta penjelasan kepada kepala Pentagon Pete Hexath tentang kekurangan persediaan rudal di sela-sela rapat kabinet di Camp David. Namun, juru bicara Gedung Putih Carolyn Leavitt mengumumkan satu jam kemudian bahwa laporan surat kabar itu tidak benar.
Dalam sebuah pesan di jejaring sosial Truth Social, Trump menulis bahwa "Amerika Serikat memiliki persediaan 'amunisi' yang sangat besar, terutama jenis-jenis tertentu. Selain itu, (amunisi ini) diproduksi dalam jumlah yang dibutuhkan dan dikirim ke Amerika Serikat dalam jumlah besar."
Presiden AS juga menekankan bahwa mereka yang mempublikasikan "kebocoran" semacam itu akan menghadapi hukuman penjara yang lama. Pentagon sebelumnya telah meminta tambahan dana sebesar $67 miliar dari Kongres untuk menutupi biaya perang dengan Iran dan membangun kembali persediaan senjatanya, yang beberapa di antaranya, menurut CNN dan Center for Strategic and International Studies (CSIS), telah sangat berkurang dan mencapai tingkat kritis.
CSIS sebelumnya memperkirakan bahwa AS telah menggunakan antara 1.500 dan 1.600 rudal Patriot dan sekitar 200 pencegat THAAD selama perang melawan Iran dari 27 Februari hingga 27 Juli. Akibat penggunaan persediaan senjata ini, inventaris rudal Patriot telah berkurang dari 2.300 menjadi sekitar 760 hingga 830, dan persenjataan THAAD telah berkurang dari 452 menjadi 234 hingga 278, menciptakan kesenjangan yang signifikan dalam aset pertahanan udara.[IT/r]