0
Wednesday 12 August 2026 - 02:33
Yaman vs Saudi Arabia:

Kepala Negosiator Yaman Menekankan Hak untuk Menghadapi Serangan Saudi, Mengatakan Pintu Dialog Tetap Terbuka

Story Code : 1298534
Mohammad Abdul Salam, Head of Yemeni National Delegation
Mohammad Abdul Salam, Head of Yemeni National Delegation
Dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (11/8), Abdul Salam mengatakan delegasi negosiasi Yaman terus berinteraksi dengan berbagai pihak untuk mengklarifikasi posisi Sana’a di tengah agresi yang sedang berlangsung.
 
Ia mengatakan operasi militer Yaman yang menargetkan kapal-kapal Saudi, penumpukan pasukan, dan kamp-kamp di Yaman berada dalam kerangka respons yang sah terhadap serangan, termasuk serangan terhadap Bandara Internasional Sana’a.
 
“Angkatan bersenjata kami terus memenuhi tugas mereka dalam menghadapi konspirasi ini, membela kedaulatan, kemerdekaan, dan martabat Yaman.”
 
Negosiator utama Yaman mengatakan Sana'a telah mematuhi gencatan senjata dan de-eskalasi selama empat tahun tanpa menyerang Arab Saudi, menuduh Riyadh malah memanfaatkan gencatan senjata untuk meningkatkan tekanan ekonomi dan kemanusiaan melalui pembatasan pengiriman, tindakan yang menargetkan bank dan pedagang, dan apa yang digambarkannya sebagai pengetatan blokade.
 
Ia mengatakan tindakan-tindakan ini telah memperdalam krisis kemanusiaan dan menaikkan harga, menuduh Arab Saudi menolak dialog sambil menggunakan periode de-eskalasi untuk memajukan persiapan militer.
 
Abdul Salam menegaskan bahwa angkatan bersenjata Yaman akan terus menghadapi upaya untuk melemahkan kedaulatan dan kemerdekaan negara, sambil menekankan bahwa setiap proses politik di masa depan harus menjamin hak-hak sah rakyat Yaman, termasuk pembukaan kembali bandara dan pelabuhan, pembayaran gaji, dan dimulainya kembali ekspor minyak dan gas dengan pendapatan yang dialokasikan untuk layanan publik.
 
“Kami tidak pernah menutup pintu untuk dialog dan negosiasi, baik sebelum maupun sesudahnya. Pihak Saudi-lah yang menolaknya.”
 
“Jalan apa pun yang akan ditempuh di masa depan harus menghasilkan terwujudnya hak-hak sah rakyat kita,” tambahnya.[IT/r]
Comment