Uni Eropa Mendukung ‘Terorisme Ekonomi” AS terhadap Iran
Story Code : 1302782
Trump US and Macron France
Uni Eropa mengumumkan hari ini dalam sebuah pernyataan yang bertepatan dengan pertemuan G20 minggu ini bahwa mereka akan terus bekerja sama erat dengan AS dan negara-negara G7 lainnya serta mitra internasional untuk mempertahankan tekanan terhadap Iran.
Dalam pernyataan tersebut, Uni Eropa, dalam mendukung gelombang baru terorisme ekonomi AS terhadap rakyat Iran, yang berjudul "Operasi Pengucilan Ekonomi", menyatakan bahwa "Uni Eropa menyambut baik upaya untuk memastikan bahwa Iran menghentikan aktivitas destabilisasinya dan berpartisipasi dengan itikad baik dalam negosiasi perdamaian, termasuk melalui penerapan tekanan ekonomi lebih lanjut, termasuk operasi pengucilan ekonomi yang dipimpin AS."
Setelah kegagalan aksi militer dan agresi, AS, melanjutkan kebijakan permusuhan dan ilegalnya terhadap Iran, mengumumkan pada 19 Agustus bahwa mereka bermaksud untuk meluncurkan kebijakan sanksi barunya.
Menteri Keuangan AS Scott Besant mengatakan pada hari yang sama bahwa tujuan operasi tersebut adalah untuk "memutus semua jalur keuangan" dan memaksa Iran untuk menyerah.
Pernyataan Uni Eropa selanjutnya mengklaim bahwa tujuan dari kampanye tekanan terhadap Iran adalah untuk membantu mengurangi ketegangan dan menstabilkan kawasan tersebut.
Lembaga think tank Atlantic Council baru-baru ini menulis dalam sebuah analisis, mengutip para ahli, bahwa operasi boikot ekonomi AS lebih merupakan perang propaganda yang dirancang untuk memfasilitasi penarikan AS dari perang dengan Iran setelah kekalahannya di bidang militer, daripada berupaya menciptakan semacam pergeseran paradigma dalam penerapan sanksi terhadap Iran.[IT/r]