0
Thursday 3 September 2026 - 00:05
Hezbollah Lebanon vs Zionis Israel:

Hizbullah Meluncurkan Dua Drone Bermuatan Bahan Peledak ke Pasukan Israel di Lebanon Selatan

Story Code : 1303241
Israeli soldiers during an incursion near the predominantly Shia town of Naqoura, southern Lebanon
Israeli soldiers during an incursion near the predominantly Shia town of Naqoura, southern Lebanon
Menurut saluran televisi berita satelit al-Mayadeen, dua drone First-Person View (FPV) Hizbullah menargetkan pasukan Zionis Israel yang beroperasi di Punggungan Ali Taher di Lebanon selatan semalam.
 
Militer Zionis Israel mengklaim bahwa salah satu drone ditembak jatuh oleh pasukan, dan tidak ada tentara yang terluka dalam serangan itu.
 
Militer menambahkan bahwa mereka menyerang infrastruktur Hizbullah di daerah Nabatieh sebagai tanggapan atas serangan tersebut, dan mencatat bahwa Hizbullah terus beroperasi di Punggungan Ali Taher.
 
Drone FPV adalah drone "kamikaze" kecil, berbiaya rendah, dan bermuatan bahan peledak yang dikendalikan oleh operator yang mengenakan kacamata (google).
 
Fitur paling penting mereka adalah kabel serat optik fisik (antara 10 dan 30 kilometer panjangnya) yang menghubungkan drone ke pengendalinya.
 
Karena kabel ini mengirimkan video dan perintah tanpa sinyal nirkabel, drone tersebut secara efektif tahan terhadap gangguan oleh sistem peperangan elektronik, memungkinkan Hizbullah untuk melewati teknologi pertahanan canggih dan sangat mahal milik militer Zionis Israel.
 
Drone-drone ini telah menyebabkan banyak korban jiwa di antara pasukan pendudukan Zionis Israel dengan secara akurat menargetkan kumpulan pasukan, tank, dan aset militer lainnya sambil menghindari radar dan deteksi panas.
 
Kombinasi biaya yang sangat rendah dan efektivitas yang tinggi merupakan pergeseran taktis utama bagi Hizbullah, yang beralih dari ketergantungan sepenuhnya pada rudal anti-tank berpemandu sambil secara konsisten menimbulkan kerugian pada militer rezim pendudukan.[IT/r]
Sejak 2 Maret, Israel terus melanjutkan serangannya terhadap Lebanon, yang telah merenggut nyawa lebih dari 4.000 orang dan menyebabkan lebih dari 12.000 lainnya terluka. Otoritas Lebanon juga melaporkan bahwa lebih dari 1 juta orang telah mengungsi.
 
Israel mempertahankan pendudukan atas wilayah-wilayah tertentu di Lebanon selatan, dengan beberapa wilayah dikuasai selama beberapa dekade dan wilayah lainnya sejak perang 2023-2024, sementara agresi militer baru-baru ini semakin memperluas jangkauannya ke wilayah Lebanon.
 
Comment