QR CodeQR Code

Militer Iran:

Basis Rudal Bawah Tanah Iran

5 Sep 2025 13:22

IslamTimes - Menurut otoritas Iran, basis rudal bawah tanah atau silo Iran (Persia: پایگاه های موشکی زیرزمینی ایران), yang juga dikenal sebagai Kota Rudal (Persia: شهرهای موشکی), tersebar di seluruh provinsi dan kota di Iran. Basis-basis ini menampung truk peluncur rudal bergerak (transporter erector launcher/ TEL), beserta perlengkapan militer lainnya.


Sejarah
Menurut Mehdi Bakhtiari, koresponden militer kantor berita Fars News Agency, program rudal Iran dimulai pada tahun 1984, dan pada tahun yang sama pula basis rudal bawah tanah pertama dibangun.

Pada Oktober 2015, video dari salah satu situs rudal untuk pertama kalinya dirilis oleh Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh, komandan Divisi Dirgantara dari Pasukan Pengawal Revolusi Islam (IRGC). Beberapa hari sebelumnya, media pemerintah Iran menayangkan uji coba rudal balistik jarak menengah generasi baru bernama Emad. Hajizadeh menyatakan:
"Rudal-rudal Iran dengan berbagai jangkauan siap diluncurkan dari basis bawah tanah kapan pun Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei memerintahkan," seraya menambahkan bahwa:
"Iran telah membangun basis rudal di seluruh provinsi dan kota, di kedalaman 500 meter."
Pada Januari 2016, fasilitas-fasilitas ini kembali ditampilkan di televisi, menyusul meningkatnya ketegangan dengan Arab Saudi setelah eksekusi ulama Syiah Nimr al-Nimr. Wakil komandan IRGC saat itu menyombongkan bahwa depot dan fasilitas bawah tanah Iran begitu penuh hingga tak tahu di mana menyimpan rudal baru.

Pada tahun 2020, video dan foto dari basis rudal balistik bawah tanah Iran muncul. Rudal-rudal tampak siap diluncurkan dan diangkut melalui sistem rel otomatis di terowongan besar di dalam bunker bawah tanah. Rudal disimpan secara vertikal dalam “magazine”, sehingga bisa diluncurkan secara cepat karena masing-masing rudal sudah berada di atas peluncur siap pakai tanpa perlu crane atau alat bantu pemindahan tambahan.

 
Perkembangan Terbaru
 
Analisis
Rilis video dari basis rudal bawah tanah Iran ini memberi ruang bagi para pembuat kebijakan untuk menegaskan bahwa kesepakatan nuklir Juli lalu tidak melemahkan kekuatan militer Iran.

Menurut The Guardian, hal ini merupakan tindakan unjuk kekuatan terhadap Barat, terutama Amerika Serikat, yang masih membicarakan opsi militer terhadap Iran meski telah ada kesepakatan nuklir.

Hajizadeh mengatakan bahwa Iran tidak mencari perang, namun:
“Jika musuh melakukan kesalahan, basis rudal akan meletus seperti gunung berapi dari dalam bumi.”
Tal Inbar, pakar pertahanan senior Israel, menggambarkan basis ini sebagai:
“Sistem kompleks terowongan raksasa yang memungkinkan Republik Islam menyimpan dan meluncurkan rudal secara tersembunyi.”

Ia juga memperingatkan bahwa fasilitas ini bisa digunakan Iran untuk melakukan serangan kejutan rudal permukaan ke permukaan.
 
Tanggapan Para Ahli dari FDD (Foundation for Defense of Democracies) “Iran terus meningkatkan jumlah dan kualitas persenjataan rudalnya—yang merupakan arsenal terbesar di Timur Tengah. Selama satu dekade terakhir, Iran telah secara selektif mengungkap basis rudal bawah tanah. Mengapa semakin banyak yang diungkap sekarang? Karena keberhasilan Israel menghantam target permukaan di Iran pada 2024. Dengan mengubur, mengeraskan, dan menyebar rudalnya, Iran mencoba menghilangkan opsi serangan militer dari meja.” “Iran masih memiliki arsenal rudal besar dan tengah membangun kembali kemampuan rudal dan pertahanan udara yang dihancurkan oleh Israel pada Oktober. AS dan Israel harus mempercepat perencanaan militer bersama, berbagi intelijen, serta memperkuat latihan dan bantuan keamanan untuk memperkuat diplomasi dan pencegahan.” “Meski AS dan Israel terbukti mampu mencegat rudal balistik Iran, risiko kehabisan interceptor tetap nyata. Pentagon harus memastikan bahwa setiap pasukan AS yang dikirim ke wilayah konflik disertai dengan sistem pertahanan udara untuk melindungi dari rudal balistik, jelajah, maupun drone Iran. Serangan rudal Iran ke Pangkalan Udara Al-Asad pada 2020 yang meninggalkan kawah besar dan barak hancur harus menjadi pengingat kuat akan bahaya tersebut.” “Rezim Iran kecanduan membesar-besarkan kekuatan militer mereka, menjadikan ide-ide setengah matang sebagai pertunjukan kekuatan. Kalau tidak, mengapa mereka dengan sengaja menunjukkan lokasi target bagi angkatan udara Israel atau Amerika, apalagi setelah Israel menghantam Iran pada Oktober 2024? Kalau perang pecah antara Iran dan AS atau Israel, rezim ulama itu akan terlihat seperti puzzle yang kehilangan banyak potongan.”
 
Estimasi Jumlah
Menurut Amir Ali Hajizadeh,
“Jika kami membuka satu Kota Rudal setiap minggu, itu tidak akan selesai dalam dua tahun ke depan.”
Sementara kantor berita ISNA menyebut bahwa terdapat "ratusan basis rudal bawah tanah milik Divisi Dirgantara IRGC".
 
WATCH: Iran's IRGC Navy unveils underground base housing combat boats specialized in targeting US warships

Follow us on Telegram: https://t.co/B3zXG74hnU pic.twitter.com/s2B79v8jmr
— Press TV 🔻 (@PressTV) January 18, 2025
[IT/r]
 


Story Code: 1231311

News Link :
https://www.islamtimes.com/id/video/1231311/basis-rudal-bawah-tanah-iran

Islam Times
  https://www.islamtimes.com