0
Friday 3 October 2025 - 05:32
Teror di AS:

VIDEO: Setidaknya Dua Orang Tewas dalam Serangan di Sinagoge Manchester

Story Code : 1237557
Seorang pria menabrakkan mobilnya ke orang-orang dan melakukan aksi penusukan di luar sebuah sinagoge di Crumpsall, Greater Manchester, menewaskan setidaknya dua orang, Sky News melaporkan, mengutip polisi setempat.
 
Tiga korban lainnya dilaporkan dalam kondisi serius. Seorang warga melaporkan kepada polisi pukul 09.31 waktu setempat, mengatakan bahwa ia menyaksikan sebuah mobil dikemudikan ke arah warga, dan bahwa seorang pria telah ditikam, kata polisi dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis (2/10).
 
Rekaman yang dibagikan di media sosial menunjukkan petugas mengarahkan senjata mereka ke seseorang yang tergeletak di tanah di depan sinagoge.
 
Mereka terdengar memberi tahu orang-orang yang ada di sekitar untuk "mundur" dan "pergi." Video tersebut juga menunjukkan seorang penonton yang mengatakan bahwa tersangka "memiliki bom."
 
Momen tersangka ditembak polisi di Manchester .. tetapi diyakini masih hidup setelah serangan di sinagoge Heaton Park .. pic.twitter.com/GTfsQQyy7j
— Martha (@MGonigle) 2 Oktober 2025
 
Orang yang tergeletak di tanah terlihat mulai bangkit ketika suara tembakan terdengar, menyebabkan mereka pingsan. Polisi telah mengonfirmasi bahwa tersangka ditembak mati.
 
Sebuah gambar telah beredar di media sosial yang menunjukkan seorang pria yang diduga tersangka, tampak mengenakan rompi tebal dengan benda-benda tak dikenal tergantung di sana.
 
Momen tersangka ditembak polisi di Manchester .. tetapi diyakini masih hidup setelah serangan di sinagoge Heaton Park .. pic.twitter.com/GTfsQQyy7j
— Martha (@MGonigle) 2 Oktober 2025
 
Unit penjinak bom tiba di lokasi kejadian, namun, belum ada bahan peledak yang terkonfirmasi di lokasi kejadian.
 
Perdana Menteri Inggris Kier Starmer telah mengumumkan bahwa ia telah mempersingkat kehadirannya di sebuah pertemuan puncak di Denmark dan bahwa lebih banyak polisi dikerahkan di sinagoge-sinagoge di seluruh negeri Inggris.
 
Inggris telah menyaksikan demonstrasi besar-besaran menentang serangan Israel di Gaza dalam beberapa bulan terakhir.
 
Pemerintah Inggris melarang kelompok Aksi Palestina berdasarkan undang-undang antiteror pada bulan Juli, yang memicu demonstrasi besar-besaran di seluruh negeri dan ratusan penangkapan.
 
Pada hari Kamis, pasukan Zionis Israel mencegat sekitar 40 kapal yang membawa bantuan dan aktivis asing ke Gaza, yang memicu kecaman dan protes internasional.[IT/r]
 
Comment