Para Pejuang Hizbullah dengan Gagah Berani Mempertahankan Wilayah Lebanon, Tentara Israel Tewas dan Terluka dalam Bentrokan Jarak Dekat
Story Code : 1274716
Kelompok itu mengatakan serangan mereka menargetkan pasukan pendudukan Zionis Israel dan kendaraan mereka, khususnya mereka yang mencoba maju ke kota Bint Jbeil yang teguh dan posisi strategis di dekatnya, sebagai tanggapan atas pelanggaran gencatan senjata yang berulang dan serangan yang sedang berlangsung terhadap desa-desa di selatan.
Mereka juga menegaskan bahwa tanggapan akan berlanjut sampai agresi Israel-Amerika terhadap negara dan rakyatnya berakhir.
Media militer kelompok tersebut mengeluarkan pernyataan berturut-turut yang merinci serangan dan hasilnya.
Pernyataan pertama kelompok tersebut mengatakan bahwa pada pukul 00:10 pada hari Selasa, 14 April 2026, para pejuang Hizbullah menargetkan kumpulan tentara pendudukan Israel di selatan kota Khiam dengan rentetan roket.
Pernyataan kedua melaporkan bahwa pada pukul 02:50 pagi hari Selasa, para pejuang Hizbullah menargetkan barak Liman di utara pemukiman Nahariya dengan serangan drone.
Pernyataan ketiga menyatakan bahwa pada pukul 06:10 dan 06:20 pagi, para pejuang Hizbullah menargetkan posisi artileri musuh yang baru didirikan di kota Al-Bayyada dengan rentetan roket.
Pernyataan keempat melaporkan bahwa pada pukul 07:40 pagi, para pejuang Hizbullah menargetkan ruang kendali tembakan di dekat pos militer Kfar Giladi dengan serangan drone.
Antara pukul 10:00 dan 10:30 pagi hari Selasa, para pejuang Hizbullah menargetkan pemukiman Misgav Am dan stasiun komunikasi di barak Al-Aliqa di Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki dengan rentetan roket, menurut pernyataan kelima dan keenam kelompok tersebut.
Video menunjukkan para pejuang #Hezbollah menargetkan perkumpulan tentara pendudukan #Israel di barak Yiftah dengan drone serang pada 7 April 2026 pic.twitter.com/QvCEUV1vzl
— Al-Manar English (@manarenglish) 14 April 2026
Antara pukul 11:45 dan 12:10 pada hari Selasa, para pejuang Hezbollah menargetkan posisi artileri musuh di pemukiman Kabri dan situs Israel Naveh Ativ di Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki dengan sejumlah besar drone serang, menurut pernyataan ketujuh dan kedelapan kelompok tersebut.
Pernyataan ke-9 melaporkan bahwa pada pukul 13:15 pada hari Selasa, para pejuang Hezbollah menargetkan posisi artileri musuh yang baru didirikan di kota Al-Bayyada dengan salvo roket.
Pernyataan 10 melaporkan bahwa, pada pukul 00:15 dan 10:45 pagi pada hari Selasa, para pejuang Hizbullah menargetkan konsentrasi personel tentara Israel di dekat kompleks Musa Abbas dan di sebelah timur kota Bint Jbeil dengan rentetan roket.
Pernyataan 11 menyoroti bahwa pada pukul 16:30 pada hari Senin, 13 April 2026, para pejuang Perlawanan Islam menargetkan sebuah kendaraan Hummer di kota Ain Ebel di Lebanon selatan, serta sebuah kendaraan logistik di pemukiman Kiryat Shmona, menggunakan dua drone serang.
Pernyataan 12 menegaskan bahwa pada hari Sabtu, 11 April 2026, para pejuang Perlawanan Islam menembak jatuh sebuah drone tentara musuh Israel jenis “Hermes 450 – Zik” di wilayah udara kota Siddiqin di Lebanon selatan dengan rudal permukaan-ke-udara.
Video menunjukkan para pejuang #Hezbollah menargetkan barak Yoav milik tentara pendudukan Israel di Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki dengan skuadron drone serang pada 7 April 2026 pic.twitter.com/GwWdfkjYLT
— Al-Manar English (@manarenglish) 14 April 2026
Dalam pertempuran lain, pernyataan 13 melaporkan bahwa pada pukul 14:00 pada hari Senin, 13 April 2026, para pejuang Perlawanan Islam menghadapi pesawat tempur Israel di wilayah udara di atas Beqaa Barat, menggunakan rudal permukaan-ke-udara.
Menurut pernyataan 14, para pejuang Hezbollah meluncurkan rentetan roket ke pemukiman Israel Kiryat Shmona pada pukul 15:15.
Pernyataan 15 melaporkan bahwa pada pukul 15:30 pada hari Selasa, para pejuang Hezbollah menargetkan pemukiman Misgav Am dengan rentetan roket.
Korban Jiwa Dilaporkan dalam Bentrokan Jarak Dekat di Bint Jbeil
Sementara itu, Radio Angkatan Darat Israel melaporkan bahwa 10 tentara dari Batalyon ke-101 Pasukan Parasut terluka semalam dalam pertempuran langsung tatap muka dengan pejuang Hizbullah di Lebanon selatan.
“Bentrokan terjadi di dalam kota Bint Jbeil, yang saat ini dianggap sebagai zona tempur utama dan pusat bagi tentara Israel di Lebanon selatan. Pasukan parasut terlibat dengan para pejuang dalam jarak dekat, dan baku tembak meletus antara kedua belah pihak,” demikian pernyataan radio tersebut.
Radio Zionis menambahkan bahwa sepuluh tentara yang terluka—tiga di antaranya dalam kondisi serius—dievakuasi ke rumah sakit. Beberapa diangkut dengan helikopter secara darurat, sementara yang lain dievakuasi dengan kendaraan.
Video menunjukkan para pejuang #Hezbollah menargetkan kendaraan Hummer milik tentara pendudukan #Israel di kota Taybeh di selatan #Lebanon dengan drone serang pada 10 April 2026 pic.twitter.com/XaD73tpk2A
— Al-Manar English (@manarenglish) April 14, 2026 [IT/r]