Hezbollah Kian Intensifkan Operasi Lintas Batas ; Markas Komando dan Barak Liman Dihantam
Story Code : 1280333
Perlawanan Islam di Lebanon—Hezbollah—telah mengumumkan serangkaian operasi militer pada hari Jumat (15/5), menargetkan pasukan pendudukan dan posisi Israel di Lebanon selatan serta di wilayah Palestina utara yang diduduki. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap pelanggaran gencatan senjata yang terus berlanjut oleh Zionis Israel, serta agresi terhadap desa-desa di Lebanon yang mengakibatkan tewas dan terluka-nya warga sipil.
Kelompok tersebut menyatakan bahwa mereka melaksanakan operasinya melalui pertempuran pertahanan udara, melakukan penyergapan, melancarkan serangan roket dan artileri, serta menyerang kendaraan militer dan posisi-posisi musuh di berbagai wilayah di Lebanon selatan dan Palestina utara yang diduduki.
Operasi yang diperluas
Dalam pernyataan ke-15-nya, Perlawanan Lebanon mengumumkan bahwa pada pukul 11.30 pagi, mereka menargetkan Markas Komando Brigade ke-300 tentara Zionis Israel menggunakan dua drone FPV. Markas Besar Brigade Regional ke-300 ini terletak di dekat Shomera, di sektor barat wilayah Upper al-Jalil yang diduduki.
Dalam pernyataan ke-21-nya, para pejuang Perlawanan menargetkan Barak Liman menggunakan kawanan drone FPV. Barak tersebut terletak di wilayah Palestina utara yang diduduki, tepatnya di permukiman Nahariya—sebuah lokasi yang dijadikan tempat tinggal dan pelatihan bagi para tentara Zionis Israel.
Serangkaian operasi ini menegaskan betapa intensifnya aksi balasan yang dilancarkan Hezbollah melintasi perbatasan.
Sementara itu, surat kabar Zionis Israel, *Maariv*, melaporkan bahwa pihak Perlawanan berupaya meningkatkan intensitas serangannya—baik dari segi cakupan serangan, tingkat keganasannya, maupun pemilihan target yang hendak dihantam.
Hezbollah merilis rekaman operasi mereka
Selain operasi-operasi yang telah diumumkan sebelumnya, Perlawanan Islam juga merilis rekaman tambahan yang memperlihatkan operasi mereka dalam menargetkan pasukan pendudukan Israel di Lebanon selatan.
Dalam salah satu video, pihak Perlawanan menampilkan rekaman yang memperlihatkan sebuah drone FPV dan roket-roket yang tengah menargetkan konsentrasi pasukan tentara Israel di Lebanon selatan.
#TONTON | Kelompok Perlawanan di Lebanon merilis rekaman operasi yang menargetkan kelompok tentara Israel di Lebanon Selatan menggunakan roket dan drone FPV. #Lebanon #LebanonSelatan #Hezbollah #AlMayadeen pic.twitter.com/GpOioqIKdh
— Al Mayadeen English (@MayadeenEnglish) 15 Mei 2026
Dalam video lain yang dirilis, Kelompok Perlawanan membagikan rekaman operasi di kota Tayr Harfa di Lebanon selatan pada tanggal 12 Mei. Menggunakan drone FPV, para pejuang Perlawanan menargetkan sebuah kendaraan teknik militerZionis Israel.
#TONTON | Hezbollah membagikan rekaman dari operasi yang dilakukan pada 12 Mei, menargetkan kendaraan teknik militer Zionis Israel di kota Tayr Harfa di Lebanon selatan menggunakan drone FPV. #Hezbollah #LebanonSelatan #Lebanon pic.twitter.com/euZKsZQ9gB
— Al Mayadeen English (@MayadeenEnglish) 15 Mei 2026
Selain itu, Hezbollah merilis video operasi yang dilakukan pada tanggal 10 Mei. Para pejuang Perlawanan menargetkan sebuah buldoser militer D9 milik tentara Israel di Khallet al-Raj, di kota Deir Seryan.
TONTON | Hezbollah membagikan rekaman dari operasi yang dilakukan pada 10 Mei, menargetkan buldoser militer D9 tentara Israel di Khallet al-Raj, di kota Deir Seryan di Lebanon selatan, menggunakan drone FPV. #Hezbollah #Lebanon #LebanonSelatan pic.twitter.com/fd971ZEZ2p
— Al Mayadeen English (@MayadeenEnglish) 15 Mei 2026
Hezbollah juga merilis rekaman operasi yang dilakukan pada tanggal 12 Mei. Para pejuang Perlawanan menargetkan sekelompok tentara militer Israel di dekat pelabuhan al-Naqoura menggunakan kawanan drone FPV.
TONTON | Hezbollah merilis rekaman operasi yang dilaksanakan pada 12 Mei, yang menargetkan kerumunan tentara militer Israel di dekat pelabuhan al-Naqoura di Lebanon selatan menggunakan kawanan drone FPV. #Hezbollah #Lebanon #SouthLebanon pic.twitter.com/Y6k4vuEP6B
— Al Mayadeen English (@MayadeenEnglish) 15 Mei 2026