<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<!-- generator="" -->
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
    <channel>
        <title>Islam Times - Most Popular Indonesia :: Full Edition</title>
        <description><![CDATA[Diterbitkan oleh Islam Times]]></description>
        <link>https://www.islamtimes.com/id/indonesia</link>
        <lastBuildDate>Thu, 09 Apr 2026 20:02:28 GMT</lastBuildDate>
        <generator></generator>
        <image>
            <url>https://www.islamtimes.com/skins/default_ltr/id/normal/ch01_newsfeed_logo.gif</url>
            <title>Islam Times - Most Popular Indonesia :: Full Edition</title>
            <link>https://www.islamtimes.com/id/indonesia</link>
            <width>100</width>
            <height>70</height>
            <description><![CDATA[Diterbitkan oleh Islam Times]]></description>
        </image>
        <language>id</language>
        <copyright>Dibenarkan mengopi, memperbanyak dengan menyatakan nama Islam Times</copyright>
        <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 20:02:28 GMT</pubDate>
        <category>Indonesia</category>
        <ttl>60</ttl>
        <atom:link href="https://www.islamtimes.com/rssir.,et6zt6,,ik1pxlne.12t.azppctdbzt.7d.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <item>
            <title>Pakar: RI Harus Terlibat Selidiki Serangan atas Personel TNI di UNIFIL</title>
            <link>https://www.islamtimes.com/id/news/1273340/pakar-ri-harus-terlibat-selidiki-serangan-atas-personel-tni-di-unifil</link>
            <description><![CDATA[&quot;Ikutkan otoritas kita ke dalam penyelidikan,&rdquo; kata Hikmahanto merespons pertanyaan ANTARA di Jakarta, Selasa (7/4), mengenai tindak lanjut yang harus ditempuh RI setelah personelnya di UNIFIL menjadi korban serangan.
&nbsp;
Ia menekankan bahwa keterlibatan Indonesia dalam penyelidikan serangan tersebut penting demi menjaga kepentingan dan perspektif RI, terlepas apakah perwakilan RI dimaksud merupakan perwira TNI yang langsung berada di Lebanon ataupun wakil RI yang berkoordinasi di tingkat PBB.
&nbsp;
Menurut akademisi UI itu, serangan berulang terhadap UNIFIL kali ini, terlebih langsung mengenai personel RI, menjadi rambu peringatan akan relevansi operasional UNIFIL dalam menjaga perdamaian di Lebanon selatan.
&nbsp;
Pasalnya, gencatan senjata antara kelompok Syiah Lebanon Hizbullah dan pihak zionis Israel terus-menerus dilanggar kedua belah pihak. Hal tersebut pun bisa menjadi dasar untuk meminta Dewan Keamanan PBB, yang memberi mandat pasukan tersebut, menghentikan operasi UNIFIL, kata dia.
&nbsp;
Meski demikian, terkait usulan dari sejumlah pihak untuk menarik pulang personel RI dari UNIFIL atas alasan keamanan, Hikmahanto menyampaikan bahwa Indonesia tak bisa melakukan penarikan secara sepihak.
&nbsp;
&ldquo;Karena pasukan kita tersebut sudah berada di bawah kendali operasi PBB, jadi tidak bisa diintervensi,&rdquo; kata pakar hukum internasional UI itu.
&nbsp;
Indonesia kehilangan tiga prajurit TNI di Lebanon, yakni Praka Farizal Rhomadhon yang wafat akibat tembakan artileri pada Minggu (29/3), disusul Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ikhwan yang gugur saat konvoi pasukan yang mereka kawal diserang pada Senin (30/3).
&nbsp;
Sementara, lima personel lain terluka dalam dua peristiwa itu, yaitu Letnan Satu Infanteri Sulthan Wirdean Maulana, Prajurit Kepala (Praka) Deni Rianto, Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan.
&nbsp;
Kemudian pada Jumat (3/4), tiga personel penjaga perdamaian asal RI kembali menjadi korban akibat sebuah ledakan yang terjadi di El Addaiseh. Peristiwa itu merupakan insiden serius ketiga yang berdampak pada personel RI di UNIFIL baru-baru ini.
&nbsp;
Dengan bertambahnya tiga personel yang terluka akibat insiden pada Jumat, sejauh ini tercatat sebanyak delapan prajurit TNI terluka saat menjalankan tugas sebagai penjaga perdamaian PBB di Lebanon.[IT/r]
&nbsp;
&nbsp;]]></description>
            <category>Indonesia</category>
            <pubDate>Tue, 07 Apr 2026 23:26:30 GMT</pubDate>
            <guid isPermaLink="false">https://www.islamtimes.com/id/news/1273340/pakar-ri-harus-terlibat-selidiki-serangan-atas-personel-tni-di-unifil</guid>
            <enclosure url="https://www.islamtimes.com/images/docs/001273/n01273340-b.jpg" length="66784" type="image/jpeg"/>
        </item>
        <item>
            <title>RI Desak PBB Usut Tuntas Serangan terhadap Prajurit TNI di Lebanon</title>
            <link>https://www.islamtimes.com/id/news/1273476/ri-desak-pbb-usut-tuntas-serangan-terhadap-prajurit-tni-di-lebanon</link>
            <description><![CDATA[Plt Direktur Perdamaian dan Keamanan Internasional Kemlu RI Veronica Rompis mengatakan pemerintah telah menerima hasil penyelidikan awal terkait dua insiden pada 29 dan 30 Maret 2026.

&quot;Pemerintah Indonesia telah mencatat hasil investigasi tersebut dan meminta PBB dapat menuntaskan investigasi secara menyeluruh,&quot; kata Veronica dalam taklimat media di Jakarta.

Ia menambahkan Indonesia juga mendesak semua pihak untuk mengadili pelaku serta memastikan akuntabilitas atas serangan terhadap personel penjaga perdamaian.

Veronica menegaskan hasil yang diterima masih bersifat awal dan Indonesia menunggu hasil penyelidikan penuh.

Sementara itu, Juru Bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric mengatakan seorang personel Indonesia gugur pada 29 Maret akibat proyektil tank Merkava milik militer Zionis Israel, sedangkan dua lainnya gugur pada 30 Maret akibat ledakan alat peledak rakitan (IED).

Menurut Dujarric, berdasarkan pemeriksaan di lokasi kejadian, perangkat tersebut kemungkinan dipasang oleh kelompok Hizbullah.

Lebih lanjut, Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan Indonesia baru menerima laporan untuk dua insiden awal.

Ia menambahkan penyelidikan insiden terbaru pada 3 April masih berlangsung.

&quot;Kami terus meminta agar insiden ketiga pada 3 April dilanjutkan proses penyelidikannya,&quot; kata Yvonne.

Ia menegaskan Indonesia mendesak penyelidikan yang menyeluruh dan transparan.

Indonesia juga terus mengambil langkah pengamanan untuk memastikan keselamatan personel yang masih bertugas di UNIFIL.

Hingga kini, tiga personel TNI gugur dan delapan lainnya terluka dalam serangan saat menjalankan tugas di Lebanon.[IT/r]
&nbsp;
&nbsp;]]></description>
            <category>Indonesia</category>
            <pubDate>Wed, 08 Apr 2026 14:20:51 GMT</pubDate>
            <guid isPermaLink="false">https://www.islamtimes.com/id/news/1273476/ri-desak-pbb-usut-tuntas-serangan-terhadap-prajurit-tni-di-lebanon</guid>
            <enclosure url="https://www.islamtimes.com/images/docs/001273/n01273476-b.jpg" length="39933" type="image/jpeg"/>
        </item>
        <item>
            <title>ABI Temui Dubes Iran di Jakarta, Sampaikan Ucapan Selamat atas “Kemenangan” Iran</title>
            <link>https://www.islamtimes.com/id/news/1273708/abi-temui-dubes-iran-di-jakarta-sampaikan-ucapan-selamat-atas-kemenangan</link>
            <description><![CDATA[Pertemuan berlangsung di kediaman resmi Dubes Iran di Jalan Madiun Nomor 1, Jakarta Pusat. Delegasi ABI dipimpin Ketua Umum Ustadz Zahir Yahya, didampingi Wakil Ketua Umum Ustadz Ahmad Hidayat, Sekretaris Jenderal Sayyid Ali Ridho, serta Bendahara Umum Sayyid Muhammad Assegaf.
&nbsp;
Dalam pertemuan itu, ABI menegaskan posisi tegasnya di tengah konflik kawasan. Bagi ABI, penghentian agresi, meski masih bersifat sementara, bukanlah tanda kompromi Iran, melainkan bukti ketahanan dan keberhasilan Iran mematahkan tekanan militer, psikologis, dan politik yang digalang musuh-musuhnya.
&nbsp;
Ketua Umum ABI Zahir Ustadz Yahya juga menyampaikan belasungkawa atas syahidnya Ayatullah Sayyid Ali Khamenei sekaligus menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Ayatullah Sayyid Mojtaba Khamenei.
&nbsp;
&ldquo;Kami menyampaikan belasungkawa atas syahadah Sayyid Ali Khamenei, sekaligus mengucapkan selamat atas terpilihnya Ayatullah Sayyid Mojtaba Khamenei,&rdquo; kata Ustadz Zahir.
&nbsp;
Lebih lanjut Ustadz Zahir menegaskan, Iran tidak hanya bertahan di bawah gempuran, tetapi juga berhasil memaksakan realitas baru di medan konflik.
&nbsp;
&ldquo;Kami memandang ini sebagai kemenangan, meskipun ditandai penghentian agresi sementara dengan sejumlah syarat dan proposal dari Republik Islam Iran,&rdquo; ujarnya.
&nbsp;
Menurut ABI, capaian tersebut memperlihatkan kegagalan proyek penaklukan terhadap Iran yang selama ini digerakkan melalui tekanan militer, operasi intelijen, perang opini, dan demonisasi politik.
&nbsp;
ABI juga mengapresiasi langkah aktif Dubes Iran dalam menjalin komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat Indonesia. Upaya itu dinilai penting untuk melawan disinformasi, meruntuhkan stereotip, dan memperjelas posisi moral dalam menghadapi ketidakadilan global.
&nbsp;
&ldquo;Kami mengapresiasi keaktifan Dubes dalam menjalin hubungan dengan berbagai elemen masyarakat Indonesia, sehingga mampu mengurangi kesalahpahaman dan memperjelas sikap terhadap ketidakadilan,&rdquo; kata Ustadz Zahir.
&nbsp;
ABI menyatakan siap mengambil peran lebih aktif dalam membangun jembatan komunikasi, terutama di tengah situasi regional yang semakin sarat tekanan geopolitik.
&nbsp;
&ldquo;ABI siap memainkan peran untuk menjembatani berbagai persoalan yang mungkin timbul, termasuk membantu membuka jalur komunikasi antar pihak,&rdquo; tegas Ustadz Zahir.
&nbsp;
Sementara itu, Mohammad Boroujerdi menyambut baik kunjungan ABI dan menyebut hubungan emosional serta solidaritas antarmasyarakat sebagai fondasi penting di tengah meningkatnya polarisasi global.
&nbsp;
&ldquo;Kami berterima kasih atas kunjungan ABI. Anda adalah saudara sekaligus bagian dari masyarakat di negeri Indonesia ini,&rdquo; kata Boroujerdi.
&nbsp;
Boroujerdi menegaskan Republik Islam Iran bukan negara yang lahir dari kompromi, melainkan dari revolusi yang sejak awal berdiri di bawah tekanan dan ancaman. Namun, tekanan itu justru gagal melumpuhkan fondasi politik Iran.
&nbsp;
&ldquo;Selama 47 tahun sejak revolusi, sistem ini tetap berdiri kokoh meskipun menghadapi berbagai tekanan dan propaganda dari Amerika dan zionisme,&rdquo; ujarnya.
&nbsp;
Boroujerdi juga menekankan pentingnya pendekatan taqrib atau pendekatan persatuan lintas mazhab dan golongan sebagai benteng sosial menghadapi proyek pecah-belah yang terus dimainkan terhadap dunia Islam.
Menurutnya, perbedaan ilmiah tidak boleh diubah menjadi bahan provokasi di ruang publik yang hanya menguntungkan pihak-pihak yang ingin melihat umat Islam tercerai-berai.
&nbsp;
Di saat yang sama, Boroujerdi mendorong ABI memperluas kedekatan dengan masyarakat sekaligus mengambil peran dalam mendorong hubungan Indonesia dan Iran ke level yang lebih substantif.
&nbsp;
&ldquo;Sudah saatnya ABI mengajak pemerintah Indonesia untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Iran,&rdquo; tuturnya.
&nbsp;
Terkait konflik yang berlangsung, Boroujerdi menegaskan Iran tetap memegang disiplin perang dan tidak menjadikan warga sipil sebagai sasaran. Penegasan itu sekaligus menjadi pembeda moral antara Iran dan kekuatan agresor yang selama ini berkali-kali dituduh mengorbankan warga sipil demi kepentingan strategis.
&nbsp;
&ldquo;Kami tetap disiplin mengikuti ketentuan perang dan tidak menargetkan masyarakat sipil. Sikap ini telah mendapat pengakuan dari berbagai negara,&rdquo; katanya.
&nbsp;
Pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama.
Kunjungan ABI ke Kedutaan Besar Iran menandai menguatnya simpul solidaritas sipil di Indonesia terhadap Iran, yang selama ini tetap berdiri menghadapi hegemoni, agresi, dan berbagai bentuk penjajahan modern di kawasan.
&nbsp;
Di tengah gejolak geopolitik yang terus bergerak, pertemuan tersebut menegaskan satu hal yang kian sulit dibantah, tekanan besar tidak selalu berujung pada ketundukan. Dalam banyak keadaan, tekanan justru melahirkan konsolidasi, keteguhan, dan kemenangan politik. [IT/r]
&nbsp;
&nbsp;]]></description>
            <category>Indonesia</category>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 15:26:26 GMT</pubDate>
            <guid isPermaLink="false">https://www.islamtimes.com/id/news/1273708/abi-temui-dubes-iran-di-jakarta-sampaikan-ucapan-selamat-atas-kemenangan</guid>
            <enclosure url="https://www.islamtimes.com/images/docs/001273/n01273708-b.jpg" length="96903" type="image/jpeg"/>
        </item>
    </channel>
</rss>
